Momen HAN 2026, Wagub Kalbar Tegaskan LPKA Bukan Akhir Masa Depan Anak
- 23 Jul 2026 14:35 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- HAN 2026 Kalbar
- Wagub Kalbar
- LPKA Sungai Raya
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengajak anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya untuk tidak kehilangan harapan dan terus mempersiapkan diri menyongsong masa depan. Pesan tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri Perayaan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di LPKA Kelas II Sungai Raya, Kamis, 23 Juli 2026.
Krisantus mengaku terharu melihat keceriaan anak-anak binaan. Menurutnya, proses pembinaan yang sedang dijalani anak-anak tersebut bukanlah akhir dari perjalanan hidup maupun masa depan mereka.
“Hukuman bukan berarti harapan tidak ada, tapi justru itu sebuah proses yang harus mereka lewati,” ujar Krisantus.
Ia menilai setiap manusia memiliki proses kehidupan masing-masing. Karena itu, anak-anak yang sedang menjalani pembinaan di LPKA diharapkan mampu menjadikan masa tersebut sebagai tonggak awal untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
Krisantus juga menegaskan, dunia tidak berhenti ketika seseorang harus menjalani proses pembinaan. Terlebih, anak-anak di LPKA mendapatkan berbagai pendidikan, edukasi, hingga pelatihan keterampilan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. “Ini bukan berarti dunia itu gelap. Dunia itu terang. Masa depan cerah,” katanya.
Krisantus menyatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus memberikan perhatian terhadap anak-anak yang menjalani pembinaan. Ia bahkan berencana mengunjungi lembaga pembinaan anak perempuan untuk memberikan motivasi.
Selain pendidikan formal, Krisantus juga mendorong anak-anak memanfaatkan berbagai jalur pendidikan yang tersedia. Menurutnya, pemerintah telah menyediakan pendidikan melalui sekolah negeri, swasta, program Sekolah Rakyat, hingga pendidikan kesetaraan seperti Paket A, Paket B, dan Paket C.
“Tidak ada halangan. Saya pikir di era globalisasi ini untuk kita tidak sekolah,” tuturnya.
Ia berharap anak-anak binaan dapat memanfaatkan masa pembinaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Dengan demikian, mereka memiliki bekal untuk bekerja dan hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....