SPPG Variasi Menu Cegah Lonjakan Harga Bahan Baku

  • 20 Jan 2026 08:13 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalimantan Barat Agus Kurniawi, menegaskan pentingnya menjaga pasokan bahan baku agar tetap bermutu dan tersedia tepat waktu untuk mendukung keberlangsungan program. Saat ini, sebagian besar SPPG di Pontianak masih memanfaatkan pasokan bahan baku dari pasar tradisional, seperti Pasar Flamboyan. Namun, seiring bertambahnya jumlah SPPG, permintaan bahan baku diperkirakan akan terus meningkat.

“Kalau SPPG semakin banyak, otomatis permintaan bahan baku juga semakin tinggi. Kekhawatirannya, harga akan ikut naik,” ujar Agus, Senin 19 Januari 2026.

Untuk mengantisipasi potensi inflasi harga, Agus mengatakan pihaknya akan menyusun pola menu yang lebih variatif. Dengan demikian, kebutuhan bahan baku tidak terfokus pada satu komoditas tertentu dalam waktu bersamaan.

“Menu nanti akan kita variasikan. Jadi dalam satu hari tidak semuanya berbasis ayam. Kalau itu terjadi, pasti harga ayam akan melonjak,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan siklus menu akan dievaluasi bersama ahli gizi dan seluruh SPPG agar pola menu antar SPPG saling berhubungan dan tidak seragam. “Kita evaluasi bersama ahli gizi, supaya siklus menu antar SPPG bisa saling melengkapi dan tetap bervariasi,” katanya.

Agus berharap, strategi tersebut mampu menjaga stabilitas harga bahan pangan sekaligus memastikan kualitas gizi anak-anak tetap terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan.

Baca juga: Hampir 400 SPPG Kalbar Hadapi Tantangan Bahan Baku

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....