SPPG Dorong Perputaran Ekonomi Daerah Lewat Pangan Lokal
- 20 Jan 2026 07:56 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalimantan Barat Agus Kurniawi, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurut Agus, keberadaan SPPG membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan perputaran ekonomi di tingkat lokal. Hal ini sejalan dengan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengutamakan pemanfaatan pangan lokal.
“MBG bukan sekadar pemenuhan gizi anak-anak kita. Ada tujuan lain, yakni membuka lapangan kerja dan menggerakkan perputaran ekonomi. BGN menerapkan konsep gizi lokal agar uang dari pusat bisa berputar di daerah,” ujar Agus Senin, 19 Januari 2026.
Ia menjelaskan, bahan pangan lokal diharapkan menjadi bahan utama dalam pemenuhan kebutuhan SPPG. Seiring bertambahnya jumlah SPPG di Kalbar, kebutuhan bahan baku pun terus meningkat.
“Sekarang semakin banyak SPPG, otomatis permintaan bahan baku juga meningkat. Tapi kita selalu berupaya agar bahan baku berasal dari daerah kita sendiri,” katanya.
Meski demikian, Agus mengakui untuk komoditas beras masih harus didatangkan dari luar daerah karena harus memenuhi standar kualitas premium. Sementara untuk bahan pangan lainnya, Kalimantan Barat dinilai sangat lengkap.
“Kalau untuk kebutuhan SPPG di Kalbar ini sebenarnya sangat komplit. Hanya beras saja yang masih kita datangkan dari luar karena tuntutan kualitas,” jelasnya.
Baca juga: SPPG Variasi Menu Cegah Lonjakan Harga Bahan Baku
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....