Obat Penangkal 'A'in dalam Islam
- 05 Feb 2026 13:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak: Nabi berkata mayoritas umatku mati penyebabnya a'in, karena hasutan orang lain, obatnya sederhana setiap pujian biasakan ucapkan 'MasyaAllah. Demikan ungkapan Khalid Zeed Abdullah Basalamah, seorang pendakwah dan pebisnis keturunan Arab-Indonesia yang dikenal luas melalui ceramahnya di media sosial.
A'in adalah pengaruh buruk yang timbul dari pandangan kagum atau iri tanpa disertai doa kebaikan. Islam mengajarkan umatnya untuk waspada sekaligus bertawakal kepada Allah sebagai pelindung sejati.
Obat utama penangkal a'in adalah memperkuat keimanan dan menjaga hubungan dengan Allah. Hati yang dekat dengan-Nya akan lebih tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh keburukan tersembunyi.
Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca doa perlindungan seperti Al-Falaq dan An-Nas. Dua surat ini menjadi benteng spiritual dari gangguan yang terlihat maupun yang tidak disadari.
Dzikir pagi dan petang juga menjadi perisai penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dzikir, lisan hidup dan hati senantiasa terhubung dengan penjagaan Allah SWT.
Selain itu, membaca Ayat Kursi secara rutin menumbuhkan rasa aman dalam jiwa. Ayat ini mengingatkan bahwa kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu tanpa batas.
Menjaga adab saat menerima nikmat juga merupakan bentuk pencegahan a'in. Menyebut nama Allah dan bersyukur dapat memadamkan dampak iri dari pandangan manusia.
Akhirnya, obat penangkal a'in bukan hanya doa, melainkan juga sikap rendah hati. Ketika seseorang bersandar penuh kepada Allah, tidak ada keburukan yang mampu mencelakakan. Wallahu'alam Bishawab.
Baca juga: Iffah Benteng Iman di Tengah Godaan Zaman
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....