Apakah Aman Mengonsumsi Vitamin yang Sudah Kadaluarsa?
- 15 Sep 2026 08:25 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Banyak orang sering menemukan botol vitamin yang terselip di lemari obat dan ternyata sudah melewati tanggal kadaluarsa. Secara umum, mengonsumsi vitamin yang sudah kadaluarsa sebenarnya tidak berbahaya atau beracun bagi tubuh. Tanggal kadaluarsa pada kemasan suplemen tidak selalu menandakan bahwa produk tersebut mendadak menjadi racun setelah melewati tanggal tersebut, melainkan sebagai penanda jaminan kualitas dari produsen.
Secara teknis, mengonsumsi vitamin yang sudah kedaluwarsa biasanya tidak berbahaya atau menimbulkan racun bagi tubuh. Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), tanggal kedaluwarsa pada suplemen menandakan batas waktu di mana produsen menjamin potensi dan kualitas zat aktif di dalamnya masih 100 persen. Jadi, ketika tanggal tersebut lewat, vitamin tersebut tidak mendadak berubah menjadi racun.
Efek utama dari konsumsi vitamin yang kedaluwarsa adalah penurunan tingkat efektivitasnya. Seiring berjalannya waktu, kandungan nutrisi dan zat aktif di dalam suplemen akan mengalami degradasi. Dr. Laurie Wright, seorang ahli gizi dan dosen di University of North Florida, menjelaskan bahwa vitamin yang sudah lewat masa kedaluwarsanya secara perlahan kehilangan kekuatannya, sehingga tubuh Anda mungkin tidak mendapatkan jumlah nutrisi sesuai yang tertera pada label kemasan.
Beberapa jenis vitamin lebih cepat mengalami penurunan kualitas dibandingkan yang lain. Contohnya adalah Vitamin C, Vitamin B, serta probiotik yang sangat peka terhadap kelembapan dan udara luar. Di sisi lain, vitamin bentuk tablet atau kaplet umumnya bertahan lebih stabil dibanding bentuk cairan, kapsul gel, maupun vitamin gummy yang cenderung cepat rusak dan mengeras seiring berjalannya waktu.
Meski jarang menyebabkan keracunan, Anda tetap harus waspada jika ada perubahan fisik pada vitamin tersebut. Jika vitamin sudah mengalami perubahan warna, mengeluarkan bau tidak sedap, terasa lembap, hancur, atau terlihat berjamur, Anda wajib langsung membuangnya. Mengonsumsi suplemen yang sudah rusak secara fisik dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual atau sakit perut.
Kesimpulannya, meminum vitamin yang baru lewat masa kedaluwarsa beberapa minggu atau bulan mungkin tidak berbahaya, tetapi manfaatnya sudah jauh berkurang. Agar tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang maksimal dan terhindar dari risiko yang tidak diinginkan, langkah terbaik adalah selalu memeriksa tanggal kemasan dan mengganti suplemen yang sudah kedaluwarsa dengan produk yang baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....