Lima Dampak Sering Minum Es Teh

  • 29 Apr 2026 11:46 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Minuman es teh telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Rasanya yang segar dan mudah ditemukan membuat es teh sering menjadi pilihan utama untuk melepas dahaga, baik saat makan maupun beraktivitas.

Namun, kebiasaan mengonsumsi es teh secara berlebihan kerap dianggap sepele, padahal dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa dampak yang perlu diperhatikan:

1. Gangguan penyerapan zat besi

Teh mengandung tanin yang bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Kalau sering diminum saat atau setelah makan, lama-lama bisa meningkatkan risiko anemia (lemas, pusing, pucat).

2. Masalah lambung

Kandungan kafein dalam teh bisa merangsang produksi asam lambung. Pada sebagian orang, ini bisa memicu perih atau memperburuk maag.

3. Sering buang air kecil & dehidrasi ringan

Teh bersifat diuretik (memicu buang air kecil). Kalau tidak diimbangi minum air putih, tubuh bisa kekurangan cairan.

4. Gangguan tidur

Kalau diminum terlalu sering, apalagi sore atau malam, kafein dalam teh bisa bikin susah tidur atau kualitas tidur menurun.

5. Risiko batu ginjal

Teh mengandung oksalat. Dalam jumlah besar dan jangka panjang, bisa meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal, terutama kalau kurang minum air.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih bijak dalam mengatur pola konsumsi minuman sehari-hari. Mengimbangi dengan air putih yang cukup serta menjaga pola hidup sehat dapat membantu tubuh tetap berfungsi optimal. Dengan kesadaran dan kebiasaan yang tepat, kita tetap bisa menikmati es teh tanpa harus mengorbankan kesehatan di masa depan.

Baca juga: Lima Dampak Terlalu Sering Makan Kerupuk

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....