Maktab Tuli As-Sami Buka Peluang Kolaborasi Riset Disabilitas Tuli dengan UNIMAS
- 29 Sep 2026 16:40 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kuching - Maktab Tuli As-Sami melakukan kunjungan ke Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK), Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Kota Samarahan, Sarawak, pada 27 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun silaturahmi akademik, serta membuka peluang kerja sama dalam bidang penelitian terkait masyarakat Tuli dan disabilitas.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Maktab Tuli As-Sami, M. Fakhrul Maulana, bersama Sekretaris Maktab Tuli As-Sami, Muhammad Ramli, disambut oleh Professor Gs. Dr. Tarmiji bin Masron, Ts. Gs. Dr. Azizul bin Ahmad, dan Noorfizan. Kunjungan diawali dengan pengenalan lingkungan akademik dan kegiatan penelitian yang dilakukan di lingkungan FSSK, khususnya di Centre for Spatially Integrated Digital Humanities (CSIDH).
Professor Gs. Dr. Tarmiji bin Masron memperkenalkan sejumlah karya dan hasil penelitian yang tersimpan di ruang tersebut. Beragam paper hasil penelitian menjadi salah satu hal yang menarik perhatian rombongan Maktab Tuli As-Sami.
“Saya kongsikan aktiviti penyelidikan, perundingan, penerbitan, kerja sama dalam dan luar negara serta aktiviti dan penyelidikan pelajar Sarjana dan PhD di CSIDH,” ujar Tarmiji.
M. Fakhrul Maulana dan Muhammad Ramli juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti edukasi mengenai penelitian serta berdiskusi secara langsung dengan pihak akademisi UNIMAS. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan mengenai penelitian dan pengembangan kajian yang berkaitan dengan masyarakat.
Bagi Maktab Tuli As-Sami, kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertama berkunjung ke UNIMAS sekaligus kesempatan untuk mendapatkan pemahaman secara langsung mengenai berbagai aktivitas akademik dan penelitian yang ada di FSSK, khususnya CSIDH.
“Saya amat berbesar hati dan mengalu-alukan kehadiran dan kunjungan rakan-rakan dari Maktab ke Centre for Spatially Integrated Digital Humanities (CSIDH), Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK), Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS),” ucap Tarmiji.
M. Fakhrul Maulana mengatakan, pertemuan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi Maktab Tuli As-Sami. Ia berharap silaturahmi yang terjalin tidak berhenti pada kunjungan tersebut, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan.
“Ini pengalaman pertama kami dari Maktab bisa ke UNIMAS, serta langsung diberi edukasi mengenai apa saja yang ada di FSSK, khususnya yang ada di CSIDH. Saya berharap silaturahmi ini tidak hanya sampai di sini, tetapi berkepanjangan. Serta ada proyek kolaborasi yang akan kami lakukan mengenai spasial untuk disabilitas Tuli di Kalimantan Barat. Saya harus banyak belajar kepada pakarnya langsung,” kata Fakhrul.
Peluang kolaborasi tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan. Kajian mengenai aspek spasial bagi masyarakat Tuli di Kalimantan Barat diharapkan dapat menjadi bagian dari kerja sama antara Maktab Tuli As-Sami dan CSIDH.
Prof. Tarmiji juga berharap pertemuan tersebut dapat semakin mempererat hubungan serta membuka kerja sama strategis antara Maktab Tuli As-Sami dan CSIDH. Upaya kerja sama dalam pemetaan masyarakat Tuli disebut sedang dijalankan antara Maktab Tuli As-Sami dan CSIDH.
Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa isu disabilitas Tuli tidak hanya membutuhkan pendekatan pendidikan dan pendampingan, tetapi juga dapat dikembangkan melalui penelitian dan pemetaan berbasis pengetahuan. Kolaborasi antara komunitas dan lingkungan akademik menjadi salah satu ruang untuk menghasilkan pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan masyarakat Tuli.
Bagi Maktab Tuli As-Sami, kunjungan ke UNIMAS menjadi langkah awal untuk terus belajar, memperluas jejaring, dan membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam pengembangan kajian tentang disabilitas Tuli.
Silaturahmi yang dimulai dari sebuah kunjungan dapat menjadi awal dari perjalanan pengetahuan yang lebih panjang. Dari ruang akademik, lahir gagasan; dari pertemuan, tumbuh kolaborasi; dan dari penelitian, diharapkan lahir perubahan yang semakin menghadirkan ruang yang inklusif bagi masyarakat Tuli.
Baca juga: Empat Anak Tuli Melanjutkan Pendidikan di IAIN Pontianak dari Maktab Tuli
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....