Mengenal Radiasi, Dampak dan Cara Melindungi Diri
- 14 Des 2025 12:28 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Radiasi adalah energi yang dipancarkan dari sumber tertentu, baik berupa cahaya, gelombang elektromagnetik, atau partikel. Radiasi ada di sekitar kita setiap hari, baik dari sumber alami seperti sinar matahari dan batuan radioaktif, maupun dari sumber buatan seperti peralatan medis (rontgen) dan pembangkit listrik.
Paparan radiasi bisa aman jika dosisnya rendah. Namun, bisa berbahaya jika jumlahnya tinggi atau terjadi dalam waktu singkat.
Dampak Radiasi dan Cara Melindungi Diri
Radiasi hadir di sekitar kita setiap hari. Namun, dampaknya sangat bergantung pada tingkat paparan. Berikut ini penjelasannya:
1. Paparan Dosis Rendah
Radiasi dari lingkungan alami yang kita terima setiap hari biasanya tidak menimbulkan bahaya serius. Tubuh kita mampu menanganinya tanpa masalah berarti.
2. Paparan Dosis Tinggi
Jika terkena radiasi dalam jumlah besar, sel-sel DNA dapat rusak, yang meningkatkan risiko kanker di masa depan.
3. Paparan Dosis Sangat Tinggi
Paparan radiasi dalam jumlah besar sekaligus bisa menyebabkan cedera serius hingga kematian, karena melampaui batas aman bagi tubuh.
4. Sindrom Radiasi Akut (ARS)
Paparan tinggi dalam waktu singkat dapat memicu Sindrom Radiasi Akut, gejalanya meliputi:
- Mual dan muntah
- Sakit kepala
- Diare
Gejala ini dapat muncul dalam beberapa menit hingga beberapa hari setelah terpapar, dan kadang datang-hilang.
Selain itu, Cedera Radiasi Kulit juga dapat terjadi, ditandai dengan:
- Gatal dan kemerahan kulit
- Pembengkakan
- Lepuh
Gejala kulit ini biasanya muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah paparan.
Tiga Prinsip Dasar Perlindungan Radiasi
Untuk melindungi diri dari radiasi, ada tiga langkah sederhana tapi efektif: waktu, jarak, dan perisai.
1. Waktu
Semakin singkat waktu yang dihabiskan dekat sumber radiasi, semakin aman.
- Tips: Segera selesaikan pekerjaan dan tinggalkan area berisiko.
- Contoh: Duduk di bawah sinar matahari sebentar tidak akan membakar kulit, tapi terlalu lama akan meningkatkan risiko.
2. Jarak
Makin jauh jarak dari sumber radiasi, makin kecil dampaknya.
- Contoh: Duduk jauh dari perapian akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan aman.
3. Perisai
Gunakan penghalang untuk memblokir radiasi. Jenis penghalang tergantung pada jenis radiasinya:
- Beberapa radiasi cukup dilindungi dengan selembar kertas
- Radiasi lainnya memerlukan beberapa inci timbal atau bahan padat lainnya
Contoh nyata: Saat menjalani rontgen di rumah sakit, teknisi berada di balik perisai. Ini melindungi mereka dari paparan radiasi yang terus-menerus setiap hari.
Dengan memahami radiasi, dampaknya, dan menerapkan prinsip waktu, jarak, dan perisai, kita bisa tetap aman tanpa takut berlebihan. Radiasi bisa berbahaya, tapi dengan langkah-langkah sederhana, risiko bisa diminimalkan.
Sumber: Website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....