Tim PKM-RE Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak Lolos PIMNAS 38

  • 16 Nov 2025 17:08 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Prestasi membanggakan kembali diraih Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak. Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) lolos mengikuti ajang Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) ke-38.

Pimnas merupakan sebuah kompetisi ilmiah bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Gelaran nasional yang mempertemukan mahasiswa inovator terbaik dari seluruh Indonesia ini akan berlangsung pada 23–28 November 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan ini, tim dari Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak mengusung penelitian berjudul “Formulasi Krim Vaselin Ekstrak Kratom dan Uji Efektivitasnya pada Tikus Model Psoriasis yang Diinduksi Imiquimod.” Penelitian tersebut memanfaatkan tanaman Kratom (Mitragyna speciosa) tanaman khas Kalimantan Barat—sebagai bahan aktif alami dalam pengembangan krim untuk membantu terapi psoriasis.

Psoriasis merupakan penyakit peradangan kulit kronis yang membutuhkan manajemen jangka panjang. Penggunaan obat konvensional seperti klobetasol memang efektif. Namun, berpotensi menimbulkan efek samping jika digunakan berulang.

Karena itu, riset berbasis bahan alam menjadi alternatif penting untuk menemukan terapi yang lebih aman namun tetap efektif. Hasil penelitian tim menunjukkan bahwa krim Vaselin Ekstrak Kratom konsentrasi 0,5% mampu memberikan perbaikan psoriasis yang signifikan.

Berdasarkan analisis skor PASI (Psoriasis Area and Severity Index) dan pemeriksaan histopatologi, krim ini terbukti memiliki efektivitas setara dengan krim konvensional klobetasol, sehingga berpotensi menjadi kandidat bahan aktif fitofarmaka berbasis sumber daya lokal.

Tim PKM-RE ini beranggotakan mahasiswa Program Studi DIV Teknologi Laboratorium Medis:

1. M. Dzaki Alghifari

2. Adelia Chintya Ningrum

3. Nur Arsella

4. M. Erik Fernando

5. Sulisti Okta Romadhon

Penelitian dilakukan di bawah bimbingan Dr. Khoirul Rista Abidin, Ns. M. Biomed, dosen dan peneliti aktif yang telah menghasilkan berbagai inovasi riset berbasis biomaterial dan herbal.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena penelitian ini berasal dari potensi lokal Kalimantan Barat. Kratom sering dipahami secara terbatas, padahal dengan pendekatan ilmiah yang benar, ia memiliki senyawa yang sangat potensial untuk pengembangan terapi kulit seperti psoriasis,” ucapnya di Pontianak, Minggu (16/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tim sepanjang berbulan-bulan. “Mahasiswa melakukan seluruh proses ilmiah mulai dari ekstraksi, formulasi, uji hewan model, hingga analisis skor PASI dan interpretasi histopatologi. Semua dilakukan dengan standar laboratorium yang ketat. Lolos ke Pimnas membuktikan bahwa kemampuan riset mahasiswa vokasi tidak kalah dengan kampus besar nasional,” katanya.

Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak sebagai institusi vokasi yang aktif mendorong inovasi riset aplikatif. Kampus berharap capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk semakin aktif dalam kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan produk berbasis sains.

Dengan lolosnya tim ini ke Pimnas 38, Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi ilmuwan muda yang kompetitif, kreatif, dan mampu memanfaatkan potensi lokal untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Teguhkan Nasionalisme, Tangkal Radikalisme Kalangan Muda

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....