Disdikbud Kalbar Apresiasi Pelatihan Literasi Digital Era AI

  • 07 Nov 2025 16:11 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengapresiasi Pelatihan Literasi Digital dan Berpikir Kritis di Era AI. Pelatihan yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Forum Jurnalis Khatulistiwa (Fojekha) ini diformat melalui program Generasi Terkoneksi (Gensi) di SMA Negeri 1 Pontianak, Kamis (6/11/2015).

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Pendidikan Khusus Disdikbud Kalbar, Nining Andriani saat membuka acara tersebut menyambut baik inisiatif pelatihan ini.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di Pontianak saja, tetapi dapat diperluas ke berbagai kabupaten dan kota lain di Kalbar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa AI seharusnya tidak hanya dimanfaatkan sebagai mesin pencari jawaban, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong kreativitas, produktivitas, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.

Nining juga menekankan bahwa AI seharusnya tidak hanya dimanfaatkan sebagai mesin pencari jawaban, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong kreativitas, produktivitas, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.

Dalam hal ini Indosat atau IOH bersama Fojekha menegaskan komitmennya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 pelajar dari berbagai sekolah menengah di Kota Pontianak ini berlangsung lancar dan sukses. Para peserta mendapatkan pembekalan seputar pengenalan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka juga diajak memahami bagaimana AI dapat menjadi pendamping dalam proses belajar mengajar serta pentingnya menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indosat dalam meningkatkan literasi digital generasi muda. “GenSi dirancang agar pelajar dapat memahami cara kerja AI, dan bagaimana teknologi dapat mendukung proses belajar. Ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk terus memberdayakan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda melalui digitalisasi dan adopsi manfaat AI,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Indosat dan Fojekha berharap dapat terus memperluas program literasi digital serta pemberdayaan generasi muda menuju generasi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

“Kegiatan ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia. Melalui GenSi, kami ingin menginspirasi pelajar untuk memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif. Indosat berkomitmen mendukung peningkatan literasi digital agar generasi muda Indonesia menjadi pengguna teknologi yang cerdas,” katanya.

Ketua Fojekha, Dedi A. Khansa menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen Fojekha dalam mengedukasi generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, khususnya memanfaatkan AI dalam proses belajar dan berpikir kritis. “Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi pelajar untuk menjadi generasi digital yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab terutama dalam menghadapi perkembangan pesat teknologi AI," ucapnya.

Selain sesi seminar dan diskusi interaktif, kegiatan GenSi juga menghadirkan kuis edukatif dan sesi tanya jawab dengan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang aktif berpartisipasi.

Baca juga: Kolaborasi Fojekha–GENsi Indosat Bekali Pelajar Literasi Digital AI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....