Kusharjanto dan Oktavianti Melaju 16 Besar Indonesia Masters 2026
- 02 Sep 2026 13:41 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Melati Daeva Oktavianti, sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka menundukkan wakil Chinese Taipei, Sheng-Mung Lin dan Liang Ching Sun, lewat kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-15.
Pertandingan babak pertama yang dihelat di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa, 1 September 2026 malam tersebut berhasil dikuasai oleh Rehan/Melati melalui persiapan fisik dan mental yang matang. Melati Daeva Oktavianti mengungkapkan bahwa kunci utama kemenangan mereka adalah kesiapan untuk melakoni laga yang melelahkan di lapangan.
"Ya tadi kami udah siap capek sih mas. Jadi ya kami udah prepare banget. Itu sih kunci utamanya," ujar Melati usai pertandingan.
Sementara itu, Rehan Naufal Kusharjanto bersyukur bisa melewati ujian perdana ini dengan baik. Ia sempat memantau performa sang calon lawan yang sebelumnya tampil di babak final, sehingga mereka sudah mengantisipasi permainan cepat dan ketat sejak awal.
"Dari saya, alhamdulillah ya mas ya hari ini bisa melewati. Apalagi mereka abis final kemarin juga lawan Dejan/Fadia juga saya udah ngeliat. Kami pasti satu nggak boleh lengah," ucap Rehan.
Terkait kondisi arena pertandingan, Rehan menilai situasi di dalam lapangan tergolong normal dan tidak terkendala embusan angin, sehingga fokus utama mereka kembali pada daya tahan fisik.
"Bola, shuttlecock, lapangan juga ya nggak ada angin menurut saya sih, normal lapangan. Harus lebih siap-siap capek aja, soalnya mau main gimana pun pasti lebih kuat-kuatan aja gitu, pokoknya ya berani capek," katanya.
Mengingat kombinasi pasangan ini masih tergolong baru dan memiliki masa persiapan yang relatif singkat, Melati menekankan pentingnya memperkuat kualitas individu serta menjaga komunikasi intensif di atas lapangan untuk membangun chemistry.
"Saya juga bilang, ya udah yang penting individu dulu aja nggak apa-apa. Kalau misalnya kami individunya sama-sama bagus, pasti juga di lapangan, jadi kami udah tau lah kami mainnya," tutur Melati.
Ia menambahkan, meski waktu latihan bersama terbilang singkat dan sempat terpotong, komunikasi yang terus berjalan membuat proses adaptasi rotasi permainan berjalan lancar.
"Jadi kan saya juga udah tau, kami juga latihan-latihan jadinya kurang lebih ya udah tau lah. Ya paling tinggal chemistry-nya, tetap komunikasi terus lah. Itu sih intinya di lapangan," ujarnya.
Menatap babak selanjutnya, Rehan dan Melati sepakat untuk tidak meremehkan setiap lawan yang akan dihadapi. Bagi mereka, peta persaingan di turnamen ini sangat ketat dan apa pun bisa terjadi di lapangan.
"Semuanya susah, semuanya susah. Di lapangan nggak ada yang ini, karena apapun bisa terjadi kan di lapangan. Jadi kitakami nggak boleh enteng. Yang penting kami harus siap terus lah, mau gimana pun nanti besok ketemu siapa, mau ketemu siapa," kata Melati.
Rehan menegaskan, bahwa dirinya akan tetap fokus untuk kesiapan diri untuk babak selanjutnya. "Yang penting kami fokus satu-satu dulu aja. Kita enjoy aja," ujar Rehan.
Baca juga: Pebulutangkis Jerman Akui Kehilangan Fokus saat Melawan Maulana/Jamil
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....