356 Atlet Bulutangkis dari 17 Negara Berlaga di Pontianak Indonesia Masters 2026
- 31 Agt 2026 16:23 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Setelah sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan Polytron Pontianak International Challenge 2026, Kota Pontianak kembali menjadi panggung bulutangkis internasional dengan level kompetisi yang lebih tinggi. Berlangsung di GOR Terpadu Ayani Pontianak, Kalimantan Barat, event internasional ini mulai 1-6 September 2026, Pontianak menjadi tuan rumah Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, turnamen yang masuk dalam rangkaian BWF World Tour Super 100.
Para pemain tidak hanya memperebutkan gelar juara dan hadiah, tetapi juga berkesempatan mengumpulkan poin ranking BWF yang menjadi modal penting untuk memperbaiki posisi mereka di peringkat dunia.
Indonesia Masters 2026 inimenawarkan total hadiah sebesar US$120.000. Besarnya hadiah dan poin ranking yang diperebutkan membuat persaingan dipastikan semakin ketat sejak babak awal hingga final.
Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 merupakan kolaborasi antara Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Pengprov PBSI Kalimantan Barat, dan Polytron sebagai sponsor utama.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan kompetisi bulutangkis internasional di daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika mengatakan, peningkatan level turnamen menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi Pontianak sebagai tuan rumah.
“Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level dengan hadirnya Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang merupakan rangkaian BWF World Tour Super 100. Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat Pontianak dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat,” ujar Yuni.
Menurutnya, antusiasme masyarakat pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 sangat luar biasa. Ia berharap atmosfer tersebut kembali hadir, bahkan lebih meriah pada Indonesia Masters 2026.
Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, masyarakat diharapkan semakin banyak datang ke GOR Terpadu Ahmad Yani untuk merasakan langsung atmosfer pertandingan internasional.
Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, S.H., juga menyambut positif kehadiran Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Menurut Joko, penyelenggaraan dua turnamen internasional secara berurutan menjadi momentum penting bagi perkembangan bulutangkis di Kalimantan Barat.
“Ini momentum yang sangat baik untuk bulutangkis di Kalimantan Barat. Dalam waktu yang berdekatan, Pontianak dipercaya menggelar dua turnamen internasional dan sekarang meningkat ke level BWF World Tour Super 100,” papar Joko.
Ia menilai hal tersebut menunjukkan Pontianak memiliki potensi dan kapasitas untuk menjadi salah satu kota penyelenggara event bulutangkis internasional.
Joko juga berharap kehadiran para pemain nasional dan internasional dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet-atlet muda di Kalimantan Barat.
Para atlet muda dinilai dapat melihat langsung kualitas pertandingan di level internasional sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus berkembang.
Skala kompetisi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 tercermin dari keikutsertaan 17 negara dengan total 356 atlet.
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta berasal dari Tiongkok, Hong Kong, Jerman, Vietnam, Kanada, Finlandia, Prancis, India, Jepang, Korea, Malaysia, Portugal, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, dan Amerika Serikat.
Kehadiran peserta dari Asia, Eropa hingga Amerika Utara semakin memperkuat atmosfer persaingan internasional dalam turnamen tersebut.
Indonesia menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 107 atlet, disusul Chinese Taipei sebanyak 79 atlet, India 34 atlet, Tiongkok 29 atlet dan Thailand.
Daya tarik Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 semakin kuat dengan kehadiran sejumlah pemain Indonesia yang akan tampil di hadapan publik tuan rumah.
Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Anthony Sinisuka Ginting, Prahdiska Bagas M. Shujiwo, Muhamad Yusuf, Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah dan Christian.
Sementara di sektor tunggal putri, sejumlah wakil Indonesia yang akan bertanding yakni Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri.
Persaingan sektor ganda putra juga akan diramaikan sejumlah pasangan Indonesia, di antaranya Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio, serta Aquino Evano Keneddy Tangka/Ikhsan Lintang Pramudya.
Di sektor ganda putri, Indonesia akan diperkuat Salsabila Zahra Aulia/Sheila Lidia serta Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Sementara sektor ganda campuran menghadirkan sejumlah pasangan, termasuk Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana, serta Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.
Indonesia sendiri baru saja keluar sebagai juara umum pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan meraih tiga gelar juara.
Tiga gelar tersebut dipersembahkan Richie Duta Richardo di nomor tunggal putra, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di ganda campuran, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo di ganda putra.
Khusus di nomor ganda putra, Indonesia bahkan menempatkan empat wakil di babak semifinal sehingga tercipta all Indonesian semifinals. Dari persaingan tersebut, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo akhirnya berhasil berdiri di podium tertinggi.
Hasil positif tersebut menjadi modal yang baik sekaligus menambah kepercayaan diri para pemain Indonesia untuk menghadapi persaingan di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.
Namun, tantangan bagi wakil Indonesia tidak akan mudah. Sejumlah pemain dan pasangan kuat dari berbagai negara dipastikan hadir dan menjadi pesaing berat bagi tim tuan rumah.
Di sektor tunggal putra, Prannoy H. S. dari India menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan. Pemain berpengalaman tersebut akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para wakil Indonesia.
Dari Chinese Taipei, Wang Po Wei juga siap meramaikan persaingan.
Di sektor tunggal putri, tiga wakil India berada di jajaran unggulan teratas, yakni Ashmita Chaliha, Rakshitha Sree Santosh Ramraj dan Anmol Kharb.
Persaingan juga semakin menarik di sektor ganda. Di ganda putra, pasangan Hong Kong Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai berada di unggulan pertama, sedangkan Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng dari Chinese Taipei berada di unggulan kedua.
Di sektor ganda putri, pasangan Thailand Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan dan Phattarin Aiamvareesrisakul menjadi lawan yang patut diwaspadai.
Sementara di ganda campuran, pasangan Supak Jomkoh/Ornnicha Jongsathapornparn dari Thailand dan Ming Che Lu/Chou Yun An dari Chinese Taipei turut hadir dan siap bersaing memperebutkan gelar.
Menariknya, meski Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 memiliki level kompetisi lebih tinggi sebagai bagian dari BWF World Tour Super 100, harga tiket penonton tetap dipatok Rp20.000.
Harga tersebut sama dengan tiket Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Artinya, masyarakat kembali mendapatkan kesempatan menyaksikan pertandingan dengan level kompetisi lebih tinggi, hadiah lebih besar dan perebutan poin ranking BWF yang lebih tinggi tanpa harus membayar lebih mahal.
Setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000.
Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dapat dibeli secara online melalui tiket.com maupun di Ticket Box yang berada di GOR Terpadu Ahmad Yani.
Harga tiket yang terjangkau ini menjadi bentuk komitmen penyelenggara untuk membawa atmosfer bulutangkis kelas dunia lebih dekat kepada masyarakat.
Dukungan penuh penonton diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus menjadi energi tambahan bagi para pemain yang bertanding di Pontianak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....