Singkawang Catat Transaksi Keuangan Tertinggi di Kalbar Tahun 2025

  • 24 Jul 2026 16:08 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Singkawang – Kota Singkawang mencatat prestasi membanggakan di sektor keuangan daerah. Sepanjang 2025, capaian transaksi keuangan daerah berhasil menembus 138 persen, tertinggi di Kalimantan Barat.

Capaian tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Singkawang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Rabu, 22 Juli 2026.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat, Rochma Hidayati, menyebut capaian itu menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Kota Singkawang, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi keuangan agar masyarakat semakin memahami lembaga jasa keuangan yang legal dan tidak mudah terjebak dalam praktik transaksi keuangan online ilegal.

“Literasi keuangan harus terus ditingkatkan agar masyarakat mengetahui lembaga keuangan yang legal sehingga tidak mudah terjebak dalam aktivitas transaksi keuangan online ilegal,” kata Rochma.

Berdasarkan evaluasi OJK, realisasi transaksi keuangan Kota Singkawang pada 2025 mencapai 138 persen atau melampaui target yang ditetapkan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Kalimantan Barat.

Memasuki lima bulan terakhir 2026, OJK optimistis kinerja tersebut dapat kembali dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Kita bangga capaian transaksi keuangan Singkawang mencapai 138 persen, tertinggi di Kalbar. Ini harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Kami optimistis hingga akhir 2026 Singkawang kembali mampu melampaui target,” ujarnya.

Menurut Rochma, kekuatan sektor pariwisata menjadi salah satu modal besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Harmoni budaya Tidayu yang menjadi identitas Singkawang dinilai berhasil membangun citra kota sebagai destinasi wisata, didukung potensi wisata alam yang terus berkembang.

OJK, lanjutnya, siap mendukung pemerintah daerah melalui pendampingan tenaga konsultan dan akademisi untuk menyusun kajian serta perencanaan pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh anggota TPKAD dan para pemangku kepentingan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim sehingga Singkawang mampu menjadi yang terbaik di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan ekonomi daerah akan terus diarahkan pada ekonomi yang berkeadilan. Pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya dirasakan pelaku UMKM yang telah berkembang, tetapi juga mampu melahirkan pelaku usaha baru, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.

Selain itu, Pemkot Singkawang juga menargetkan peningkatan jumlah penyelenggaraan event daerah. Jika selama ini rata-rata digelar satu kegiatan setiap bulan, ke depan ditargetkan menjadi satu event setiap pekan guna memperkuat posisi Singkawang sebagai kota pariwisata dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. (Gun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....