Gubernur Kalbar Ajak Orang Tua Awasi Anak dalam Penggunaan Media Digital
- 06 Apr 2026 14:48 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Tangkal Radikalisme
RRI.CO.ID, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menekankan pentingnya menangkal paham radikalisme sejak dini. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Silaturahmi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat, di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Senin, 6 April 2026.
Gubernur Ria Norsan menegaskan, melalui seminar yang menjadi bagian dari acara ini, anggota DWP Prov. Kalbar diberikan pemahaman bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam melindungi anggota keluarga dari pengaruh negatif yang dapat mengarah pada paham ekstrem.
"Mudah - mudahan dengan adanya seminar ini, akan dapat menangkal paham radikalisme terutama dalam keluarga," tegas Norsan.
Gubernur juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak, terutama dalam penggunaan media digital. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi di media sosial, orang tua diharapkan lebih selektif serta aktif dalam mengarahkan anak agar tidak terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia maupun nilai-nilai positif.
"Pesan saya, agar orang tua bisa membimbing anak - anaknya untuk membuka konten yang sesuai dengan usianya," tegas Gubernur Norsan.
Kegiatan yang melibatkan anggota - anggota Dharma Wanita Persatuan se Kalimantan Barat ini, juga bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman para anggotanya terhadap isu-isu strategis di masyarakat. Kegiatan ini dinilai memberikan manfaat penting, tidak hanya dalam membangun kebersamaan, tetapi juga dalam memperluas wawasan anggota.
Sementara itu, tema yang diangkat pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Dharma Wanita Persatuan tersebut, yakni, dengan Sinergi Cegah Paham Radikalisme dan Premanisme dalam Keluarga. Melalui kegiatan ini, anggota Dharma Wanita Persatuan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam keluarga, khususnya dalam memberikan edukasi serta perlindungan kepada anak-anak dari berbagai pengaruh negatif di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....