Wagub Kalbar dan Bupati Bengkayang Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Duri
- 23 Agt 2026 19:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Bengkayang – Kebakaran yang melanda Pasar Sungai Duri pada Jumat (21/8/2026) menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim kemarau. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., didampingi Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., meninjau lokasi kebakaran, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Musibah tersebut berdampak pada 42 kepala keluarga (KK) di Dusun Suka Damai, Desa Sungai Duri. Sebanyak 28 ruko di RT 01/RW 01 dan 22 ruko di RT 02/RW 01 turut terdampak.
“Kita harus lebih waspada. Perhatikan penggunaan kompor dan listrik. Bagi masyarakat yang bekerja di lahan, jangan membakar sembarangan,” ujar Krisantus.
Ia mengajak masyarakat untuk saling peduli dan bergotong royong membantu warga yang tertimpa musibah.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Kalbar, Pemkab Bengkayang serta Wali Kota Singkawang, turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis memastikan pemerintah akan mendukung pemulihan warga, termasuk penataan kembali kawasan terdampak serta pengurusan dokumen yang ikut terbakar.
“Kami selaku kepala Pemerintah Kabupaten Bengkayang turut bersedih dan berduka kepada para korban kebakaran ini. Seperti yang tadi disampaikan Bapak Wakil Gubernur, mari kita bersama-sama menjaga agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sembarangan dimusim kemarau, Untuk korban kebakaran ini, kita akan tata ulang dan membantu serta mendukung penuh. Melalui BPBD, PUPR, termasuk Disdukcapil dan Dinas Pendidikan, kami akan membantu masyarakat, terutama terkait dokumen-dokumen yang terbakar,” ujar Sebastianus Darwis.
Peninjauan turut dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta perangkat daerah terkait. Musibah ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap kebakaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.(Diskominfo Bengkayang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....