Kemenhaj Kalbar Mulai Persiapan Haji 2027, Verifikasi Jemaah Berjalan

  • 15 Jul 2026 04:25 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Barat mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji musim 2027. Persiapan dilakukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan haji 2026 serta verifikasi data calon jemaah yang diproyeksikan berangkat tahun depan.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kalbar, Kamaludin, mengatakan evaluasi telah dilaksanakan di berbagai tingkatan, mulai dari embarkasi, evaluasi nasional, hingga evaluasi internal di lingkungan Kanwil Kemenhaj Kalbar. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar peningkatan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang.

"Berbagai evaluasi kami lakukan, baik di tingkat embarkasi, nasional, maupun internal Kanwil, sebagai upaya perbaikan pelayanan untuk persiapan penyelenggaraan haji tahun 2027," kata Kamaludin, Selasa, 14 Juli 2026.

Selain melakukan evaluasi, Kemenhaj Kalbar juga mulai memverifikasi data calon jemaah haji 2027. Saat ini proses verifikasi dilakukan oleh kantor Kemenhaj kabupaten dan kota terhadap nama-nama yang telah diterbitkan sementara oleh Kementerian Haji pusat.

Menurut Kamaludin, hasil verifikasi akan dilaporkan kembali ke pemerintah pusat sebagai dasar penyusunan daftar calon jemaah haji. Namun, data tersebut masih bersifat sementara karena kuota haji nasional tahun 2027 hingga kini masih dalam pembahasan antara Kementerian Haji dan DPR RI.

"Data yang kami verifikasi masih berupa estimasi. Penetapan resmi baru dilakukan setelah kuota haji tahun 2027 disepakati dan diumumkan secara nasional," ujarnya.

Ia menjelaskan persiapan dilakukan sejak dini agar seluruh tahapan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan jemaah dapat direncanakan secara matang, terukur, dan terkoordinasi.

Di sisi lain, Pemerintah Arab Saudi juga telah menetapkan jadwal atau timeline penyelenggaraan haji musim 2027. Jadwal tersebut mencakup batas waktu penyelesaian kontrak layanan di Arab Saudi hingga tenggat penginputan data jemaah melalui sistem Nusuk Masar.

Kamaludin menyebut kebijakan Arab Saudi pada musim haji 2027 akan lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, seluruh tahapan persiapan di Indonesia harus dilakukan lebih awal agar proses penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami berharap seluruh proses dapat dipersiapkan lebih matang sehingga pelayanan kepada jemaah haji Kalimantan Barat pada musim haji 2027 semakin optimal," kata Kamaludin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....