Tips Pilih Pakaian Nyaman saat Kemarau dan Kabut Asap
- 24 Agt 2026 19:24 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Musim kemarau di Kalimantan Barat kerap membawa tantangan ganda: suhu udara yang panas menyengat, ditambah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang membuat kualitas udara semakin memburuk.
Dalam kondisi seperti ini, pemilihan bahan pakaian menjadi hal yang tidak bisa dianggap sepele. Pakaian yang tepat tidak hanya membuat tubuh lebih nyaman di tengah suhu tinggi, tetapi juga membantu meminimalkan iritasi kulit akibat paparan partikel asap yang bertebaran di udara.
Kain berbahan katun menjadi salah satu pilihan terbaik untuk kondisi cuaca semacam ini. Seratnya yang alami membuat sirkulasi udara lebih lancar, sehingga tubuh tidak mudah gerah meski beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, katun juga cenderung lebih ramah terhadap kulit sensitif, sehingga risiko iritasi akibat gesekan kain dengan kulit yang sudah terpapar debu dan asap bisa diminimalkan. Selain katun, bahan linen juga layak dipertimbangkan karena karakteristiknya yang ringan dan cepat menyerap keringat, meski teksturnya sedikit lebih kasar dibanding katun.
Sebaliknya, bahan sintetis seperti polyester atau nilon sebaiknya dihindari selama musim kemarau dan kabut asap berlangsung. Jenis kain ini cenderung tidak menyerap keringat dengan baik dan justru menahan panas di dalam tubuh, sehingga membuat badan terasa lebih gerah dan lengket. Selain itu, permukaan kain sintetis yang cenderung licin juga lebih mudah menempelkan partikel debu dan asap, yang berpotensi memperbesar risiko iritasi maupun gangguan pernapasan ringan pada kulit di sekitar leher dan pergelangan tangan.
Selain pemilihan jenis bahan, pemilihan warna pakaian juga turut memengaruhi kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan. Warna-warna terang seperti putih, krem, atau pastel cenderung lebih baik dalam memantulkan panas matahari dibandingkan warna gelap yang menyerap panas lebih banyak. Model pakaian longgar juga disarankan agar sirkulasi udara di antara kulit dan kain tetap terjaga, sehingga tubuh tidak mudah kepanasan meski cuaca sedang terik.
Di tengah kondisi kabut asap, ada baiknya melengkapi pakaian dengan aksesori pelindung tambahan seperti masker untuk menyaring partikel halus yang terhirup, serta kacamata untuk melindungi mata dari iritasi akibat debu dan asap. Menutup area kulit yang terbuka, seperti menggunakan lengan panjang berbahan ringan, juga dapat membantu mengurangi kontak langsung antara kulit dengan partikel asap di udara.
Pada akhirnya, memilih pakaian yang tepat selama musim kemarau dan kabut asap bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit dan pernapasan. Dengan memperhatikan jenis bahan, warna, serta kelengkapan aksesori pelindung, aktivitas di luar ruangan tetap bisa dijalani dengan lebih nyaman meski cuaca sedang tidak bersahabat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....