Public Speaking dan Modeling Bantu Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak sejak Dini

  • 11 Jun 2026 17:26 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Kemampuan public speaking dan modeling dinilai dapat menjadi sarana efektif untuk membangun rasa percaya diri anak sejak dini. Hal tersebut mengemuka dalam program IDOLA (Indonesia Layak Anak) yang disiarkan RRI Pro 1 Pontianak dengan tema "Membangun Kepercayaan Diri Anak Melalui Modeling dan Public Speaking".

Program tersebut menghadirkan Coach Public Speaking Wahyudi, M.Pd., bersama dua anak berprestasi asal Pontianak, yakni Top Model Internasional Bangkok City International Fashion Week 2026, Dahlia Karisma Ayu, serta Putri Pendidikan Sekolah Dasar Indonesia 2025, Nabila Putri Agustina. Dalam kesempatan tersebut, Nabila membagikan pengalaman pribadinya yang pernah menjadi korban perundungan saat duduk di bangku sekolah dasar karena warna kulitnya.

"Aku memulai journey-ku dari waktu aku masih SD. Aku sering dibully karena warna kulitku yang berbeda dengan mereka, warna kulitku lebih gelap. Makanya aku mengambil ceritaku waktu masih SD untuk dijadikan advokasi, yaitu Gendu (Generasi Dongeng) yang sekarang sedang berjalan untuk memberi edukasi ke anak-anak tentang bahayanya bullying," ujarnya.

Pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi Nabila untuk aktif mengedukasi anak-anak mengenai bahaya bullying sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan penghargaan terhadap sesama.

Sementara itu, Dahlia Karisma Ayu mengaku perjalanan menuju panggung internasional tidak lepas dari rasa takut dan keraguan yang pernah dialaminya saat pertama kali mengikuti lomba. "Pertama kali ikut lomba di umum itu kayak bingung dan takut sekali buat kayak bisa menang apa enggak. Terus dari lomba itu mulailah keterusan hingga di panggung internasional (Bangkok)," katanya.

Dahlia menambahkan, kemampuan public speaking dan modeling memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan kepercayaan dirinya. "Cukup besar sih, 100 persen. Jadi kayak lebih percaya diri tentunya, lebih bangga sekali kepada diriku kayak bisa sampai di titik sekarang bisa ikut ke acara-acara besar," ucapnya.

Coach Public Speaking Wahyudi menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dilatih sejak dini. Menurutnya, public speaking tidak hanya membantu anak berani berbicara, tetapi juga melatih cara berpikir dan mengekspresikan gagasan.

"Berdasarkan penelitian, 80 persen orang itu berhasil karena ilmu public speaking-nya, kemampuan public speaking-nya. Apalagi zaman sekarang anak-anak sejak dini cita-citanya pengen jadi YouTuber, pengen jadi influencer, pengen jadi content creator. Semua pekerjaan itu tuh harus ngomong," ujarnya.

Ia menambahkan, anak yang belajar public speaking akan lebih mudah memahami inti pesan yang ingin disampaikan sekaligus mampu menyalurkan energi positif kepada orang lain. "Karena berbicara itu kita enggak hanya belajar tentang inti, tapi bagaimana menebarkan energi itu supaya orang bisa mendengar suaranya kita," katanya.

Pada akhir dialog, Wahyudi menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam membangun mental dan kepercayaan diri anak. Ia mengingatkan agar orang tua tidak hanya memberikan larangan, tetapi juga membiasakan anak berpikir kritis dan berani menyampaikan pendapat.

Sementara itu, Dahlia dan Nabila mengajak generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan potensi diri tanpa takut gagal. "Jangan pedulikan menang atau kalah. Semua orang itu sama derajatnya. Mau menang atau kalah, kita pasti ada pengalaman untuk belajar dari situ. Pasti ada kesuksesan di dalam masa depan kita," kata Nabila.

Baca juga: Belajar Jujur pada Perasaan untuk Menjaga Kesehatan Mental dan Tubuh

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....