Perjalanan Indra Menguatkan Identitas Hitam Putih
- 14 Nov 2025 07:45 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Tak banyak band lokal yang mampu bertahan sembari terus menemukan warna baru dalam musiknya. Hitam Putih adalah salah satu yang melakukannya.
Melalui program siaran Music Preneur di RRI Pro 2 Pontianak, Jumat (7/11/2025), Indra “Hitamputih” mengungkap perjalanan kreatif bandnya, mulai dari proses pencarian karakter, dinamika studio, hingga lahirnya single terbaru bertajuk “Jenaka”.
Indra menjelaskan bahwa karakter musik Hitam Putih terus berkembang sejak masa awal mereka terbentuk. Perkembangan itu terlihat pada perubahan gaya bermusik maupun pada proses masing-masing personel dalam menemukan kembali kenyamanan saat berkarya.
“Kalau anak-anak tuh pada bilang, kita nyebutnya indie pop, tapi aku sih nyebutnya remaja, remaja ya maksudnya happy aja main musik, ngalir aja,” ujarnya.
Sebagai seorang basis, Indra mengaku tidak lagi terpaku pada warna-warna permainan yang rumit. Justru, ia kini lebih fokus pada harmonisasi dan tekstur yang mendukung keseluruhan komposisi.
“Berarti dengan bisa bareng sama orang-orang juga tapi dia punya, punya persona sendiri gitu ya? Iya dan kita juga pede aja. Orang kita seneng,” ucapnya santai.
Selain membahas karakter band, Indra turut menjelaskan proses kreatif yang melatarbelakangi beberapa karya terbaru mereka. Ia menggambarkan bahwa ide-ide dalam Hitam Putih sering muncul dari obrolan spontan, gagasan kecil, hingga perasaan sehari-hari yang kemudian berkembang menjadi bentuk musik.
Ia juga menuturkan bahwa pada masa itu terjadi perubahan signifikan dalam sikap bermusik dan warna karya mereka, yang sempat melalui berbagai penilaian dan percobaan sebelum akhirnya menemukan bentuk yang dianggap paling tepat.
Single “Jenaka” menjadi salah satu bahasan utama dalam obrolan yang dipandu penyiar Diva Revanda tersebut. Meski tidak dijelaskan teknis detailnya, Indra menggambarkan bahwa proses lahirnya lagu itu berjalan mengalir, tanpa tekanan, dan justru menjadi titik di mana band kembali menemukan energi musik yang lebih jujur.
Dalam siaran tersebut, Indra turut menguraikan bagaimana hubungan antarpersonel menjadi fondasi yang menjaga band tetap solid. Ia menilai bahwa keberlangsungan Hitam Putih bertumpu pada rasa nyaman, kedekatan, serta ruang ekspresif yang mereka ciptakan bersama. Menurutnya, kondisi itu membuat proses kreatif lebih mudah muncul karena setiap anggota merasa aman dan saling mempercayai.
Perjalanan Indra sebagai basis juga memiliki jejak panjang. Ia dibesarkan oleh musik Indonesia era awal 2000-an dan banyak menyerap karakter dari band-band besar pada masanya. Referensi tersebut kemudian ia bawa ke dalam identitas musikal Hitam Putih.
Seiring waktu, cara bermainnya berkembang semakin matang, sehingga garis bass yang ia bangun berkontribusi besar dalam membentuk nuansa setiap lagu. Indra menilai bahwa perkembangan inilah yang membuat karya-karya Hitam Putih terasa semakin dewasa dari tahun ke tahun.
Baca juga: RJ is Jimmy Bicara Mistisisme dan Musik
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....