Musik Tanjidor di Atas Sampan Meriahkan Pembukaan Habe Fest 2026 di Sungai Jawi

  • 23 Mei 2026 14:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Suara alat musik tanjidor menggema di sepanjang kawasan Sungai Jawi, Jalan Puyuh, Pontianak, Jumat, 22 Mei 2026 sore. Pertunjukan unik yang dimainkan kelompok Tanjidor Sumber Rejeki di atas sampan menjadi pembuka rangkaian Habe Fest 2026 dan sukses menarik perhatian warga.

Dengan mengenakan pakaian telok belanga khas Melayu, para pemain tanjidor menyusuri aliran Sungai Jawi sambil memainkan lagu-lagu bernuansa tradisional dan hiburan rakyat. Masyarakat yang memadati tepian sungai tampak antusias ikut bernyanyi hingga berjoget bersama mengikuti irama musik.

Tak sedikit pengendara yang sengaja menepi ke pinggir jalan hanya untuk menyaksikan pertunjukan tersebut. Suasana sore di Sungai Jawi pun berubah menjadi ruang hiburan terbuka yang penuh kegembiraan.

Direktur Balaan Tumaan sekaligus penggagas Habe Fest, Nursalim Yadi Anugerah mengatakan, Habe Fest tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama kali digelar pada tahun lalu di lokasi yang sama. “Habe Fest yang kedua, pertama kali juga dibikin tahun lalu, dibuka di sini juga di Sungai Jawi dengan kawan-kawan yang sama. Tahun ini kita akan ada 10 hari Habe Fest,” kata Yadi saat diwawancarai usai pertunjukan tanjidor apung.

Ia menjelaskan, jika tahun sebelumnya Habe Fest lebih banyak merayakan komunitas lokal, tahun ini festival berkembang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak kolaborator dan seniman dari berbagai daerah. “Tahun ini lebih lebar lagi. Tidak hanya seniman lokal disini saja, tetapi mengajak seniman luar. Teman-teman punya teman terus diajak gabung lagi, jadi tumbuhnya lebih organik,” ujarnya.

Habe Fest 2026 mengangkat tema “Renung” yang mengajak masyarakat untuk merefleksikan kehidupan dan lingkungan sekitar melalui berbagai karya seni dan pertunjukan budaya. Yadi menilai pembukaan festival tahun ini berlangsung lebih meriah dan tertata dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi semangat tersendiri bagi penyelenggara.

“Tahun ini lebih ramai dan lebih rapi secara organisasi. Tapi cita-citanya tetap sama, bikin acara kecil yang bisa menghibur masyarakat,” ucapnya.

Selain masyarakat lokal, pembukaan Habe Fest juga dihadiri musisi asal Jakarta, Kathleen Malay. Ia mengaku senang bisa menikmati suasana Sungai Jawi sambil mendengarkan musik tanjidor bersama warga Pontianak.

"Ini kali kedua saya datang ke Pontianak, tapi baru kali ini nongkrong santai sore-sore sama warga disini. Luar biasa nonton tanjidor di tepi sungai hahaha belum pernah, sangat lowkey tapi menghibur," ucap Kathleen sambil tertawa senang.

Rangkaian Habe Fest 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, musik, dan ruang kolaborasi budaya di Kota Pontianak.

Baca juga: Bunyi dan Sungai Menyatu Dalam Habe Fest

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....