Warga Kampung Yuka Ikuti Pelatihan Pembuatan Ekoenzim

  • 25 Jan 2026 14:13 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Sejumlah warga Kampung Yuka, Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengikuti pelatihan pembuatan ekoenzim pada Sabtu, 24 Januari 2026. ‎Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

‎‎Ketua Penggerak Kawasan Gaharu Kampung Yuka, Octavia Shinta Aryani, menyampaikan bahwa pembuatan ekoenzim bersama warga memiliki sejumlah tujuan utama. ‎Mulai dari mengurangi jumlah sampah organik yang tidak terkelola, menekan dampak lingkungan negatif, membuat produk yang ramah lingkungan dan bermanfaat, meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga melalui lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

‎Pelatihan ini menghadirkan Dosen ITEKES Muhammadiyah Pontianak, Yuyun Nisaul Khairillah, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Yuyun menjelaskan bahwa ekoenzim merupakan solusi sederhana namun efektif dalam menjawab persoalan sampah organik di masyarakat.

‎‎"Dengan kita memanfaatkan khususnya sampah organik yang ada di masyarakat, kita bisa meningkatkan dari segi ekonomi. Kemudian yang kedua, kita juga bisa memanfaatkan dari segi ekologi. Selain itu, ekoenzim memiliki beragam manfaat sehingga sering disebut sebagai cairan ajaib," katanya.

‎Ia menjelaskan bahwa proses pembuatan ekoenzim tergolong mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat dengan memanfaatkan bahan sederhana. Bahan yang digunakan antara lain sampah organik, gula merah atau gula aren, serta air. Sampah tersebut difermentasi selama dua hingga tiga bulan hingga mencapai usia optimal.

‎‎"Jangka pembuatannya itu 2-3 bulan itu usia yang optimum sekali, dalam pelatihan ini, warga juga diperkenalkan pemanfaatan ekoenzim sebagai produk turunan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

‎‎Kampung Yuka dipilih sebagai lokasi pelatihan karena dinilai memiliki potensi dalam pengembangan edukasi pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. ‎Melalui kegiatan ini, diharapkan warga Kampung Yuka dapat mengelola sampah organik serta memanfaatkan produk ramah lingkungan yang bernilai guna bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca juga:Mengenang Soedjatmoko Sang Begawan Humanis Indonesia

Rekomendasi Berita