Prajurit TMMD Sulap Rumah Warga Tak Layak Huni

  • 20 Mar 2025 16:03 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Bengkayang: TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1209/Bky Tahun 2025, merenovasi rumah warga tidak layak huni (RTLH) di Dusun Kindau, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

Pagi itu Senin (24/2/2025), kedatangan Prajurit TMMD ke-123 Kodim 1209/Bky mengejutkan Wanajah (65) saat tiba di rumahnya di Dusun Kindau, Desa Sekida.

Selama ini, warga pedalaman mengenal TNI sebagai pasukan perang. Mereka beranggapan tugas TNI hanyalah urusan persenjataan dan keamanan bangsa dan negara.

Nyatanya tugas TNI bukan hanya itu, melainkan kedekatan TNI menunjukkan betapa pedulinya mereka kepada masyarakat. TNI selalu hadir saat masyarakat butuh, baik saat susah maupun bahagia.

Kehadiran TNI dalam lingkungan masyarakat bukan hanya persoalan menegakkan kedaulatan negara, melainkan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Selain itu, juga membawa kabar bahagia, seperti hadirnya program TNI TMMD yang menyasar langsung lapisan masyarakat paling bawah.

Prajurit TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1209/Bky merehab rumah Wanajah (65) warga Dusun Kindau, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (24/2/25). (Foto: Pendim 1209/Bky)

Program TMMD merupakan kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk membangun desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini juga bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan infrastruktur dan fasilitas umum, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, merekatkan kemanunggalan TNI dan rakyat serta membina hubungan silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dan rakyat.

Ada beberapa kegiatan pada program TMMD, mulai dari kegiatan fisik maupun nonfisik. Untuk kegiatan fisik satu diantaranya ialah melakukan RTLH. Dalam program ini, prajurit dikerahkan turun langsung ke lapangan yang tersebar ke wilayah seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk di Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura dilaksanakan di empat wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) yang berlangsung mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025. Satu diantaranya ialah di Dusun Kindau, Desa Sekida yang dilaksanakan oleh TMMD ke-123 Kodim 1209/Bky.

Saat itu cuaca cerah mengantarkan kabar bahagia bagi Wanajah (65) warga Dusun Kindau. Selama ini Wanajah mempati gubuk yang sangat memprihatinkan, terbuat dari kayu yang mulai rapuh.

Selama itu pula, Wanajah terpaksa harus menahan dinginnya hembusan angin malam, diperparah jika musim hujan karena atap yang bocor sudah tidak dapat dibendung lagi. Kondisi rumah seperti ini masuk dalam katagori penerima program TMMD dan memang sepatutnya sudah dilakukan renovasi.

Hadirnya TNI TMMD ke-123 Kodim 1209/Bky inilah mengubah fasilitas rumah Wanajah dan keluarga lebih baik dan layak huni. Wanajah pun tak menyangka akan mendapat kabar gembira ini, serasa dalam mimpi hayalan semata. Tetapi sekali lagi ini adalah nyata kegembiraan yang dirasakan oleh Wanajah bisa menampati rumah layak huni.

Renovasi rumah yang dilakukan oleh prajurit TNI ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD. Wanajah dan keluarga bersyukur rumahnya bisa di rehab sehingga mendapat tempat tinggal yang lebih layak.

“Saya dan keluarga sangat bersyukur dengan program TMMD Kodim 1209/Bky tidak menyangka akan mendapat bantuan perbaikan rumah yang sudah kondisi tidak layak huni ini,” ujarnya.

Ibu Wanajah mengucapkan,terima kasih kepada TNI khususnya anggota dari Kodim 1209/Bky yang telah membantu memperbaiki rumahnya.

Pasiter Kodim 1209/Bky, Kapten Inf Bahar menjelaskan, program rehab RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan hidup bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah TMMD ke-123 ini.

“Setelah TMMD selesai, nantinya tidak ada lagi warga yang atap rumahnya bocor,kita akan pastikan,semua masyarakat harus menikmati rumah layak huni,” ujarnya.

Selama pengerjaan, tentu diharapkan dukungan dan kerja sama yang baik antara satgas TMMD dengan masyarakat serta pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa.

“Dengan begitu, tujuan pekerjaan renovasi rumah dapat lebih maksimal dan nantinya dapat digunakan oleh pemilik dengan nyaman,hari ini kita sudah mulai melakukan pembongkaran rumah, sesuai dengan rencana program TMMD, diharapkan dapat selesai dengan cepat,sebelum kegiatan penutupan TMMD nantinya,” kata Pasiter.

Kodam XII/Tanjungpura resmi melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Pembukaan dilaksanakan secara serentak, pada Rabu (19/2/2025) dan ditutup pada Kamis (20/3/2025).

TMMD dibuka oleh para pejabat daerah di wilayah masing-masing sasaran TMMD. Program TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementerian terkait, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah. TMMD ke-123 tahun 2025 di wilayah Kodam Tanjungpura kali ini mengusung tema, "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah".

Di Kalimantan Barat yakni di wilayah Kodim 1209/Bengkayang melaksanakan TMMD Imbangan. Di Kalimantan Tengah melaksanakan TMMD Reguler yakni di wilayah Kodim 1014/Pangkalan Bun, Kodim 1015/Sampit dan Kodim 1019/Katingan.

Program yang dilaksanakan oleh TNI dan partisipasi aktif masyarakat ini menyasar pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, gorong-gorong, RTLH, rehabilitasi sarana ibadah, serta pembuatan sarana air bersih. Sasaran nonfisik mencakup penyuluhan, pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial lainnya.

Dengan dilaksanakannya program TMMD ini diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan di daerah dan memberi manfaat, terutama meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di wilayah Kodam XII/Tpr.

Kolaborasi Membangun Daerah

Untuk di wilayah Kodam XII/Tpr, program TMMD tahun 2025 ini ditutup langsung oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallualel ditandai dengan pernyataan resmi oleh Pangdam XII/Tpr dan penandatanganan laporan pelaksanaan TMMD oleh Dansatgas TMMD Kodim 1014/Pbn Letkol Inf Makin bersama dengan Bupati Sukamara, H. Masduki, di Kodim 1014/Pbn, di Halaman Kantor Bupati Sukamara pada Kamis (20/3/2025).

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallualel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun daerah. Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD kali ini yaitu, "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional Di Wilayah".

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya," kata Mayjen TNI Jamallulael.

Pangdam berharap, seluruh hasil pelaksanaan TMMD yang sudah diserahkan kepada pemerintah daerah kedepannya dapat ditingkatkan kualitas hasil pelaksanaan TMMD yang memiliki nilai maupun aspek manfaat. "Ini untuk meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat dalam rangka mendukung percepatan kemajuan di daerah," harap Mayjen TNI Jamallulael mengakhiri.

TMMD Lahirkan Semangat Cinta Tanah Air

Program yang menyasar langsung kepada warga kurang mampu ini menjadi bukti nyata kedekatan prajurit TNI dengan rakyat. Bahkan program ini juga sebagai ajanag dalam menguatkan rasa cintatanah air dan saling tolong menolong.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan keuangan sekretariat daerah Kabupaten Bengkayang, Magdalena mengatakan, kegiatan TMMD ini merupakan program terpadu lintas sektoral sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu Pemerintah Daerah melalui pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraannya.

"Kegiatan TMMD ini mempunyai peran strategis untuk membangkitkan kembali nilai-nilai luhur melalui semangat gotong-royong, sehingga diharapkan lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....