Menjaga Tradisi lewat Anyaman, Menembus Pasar Modern

  • 02 Jun 2026 20:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID,Pontianak - Kerajinan tangan tradisional berbasis ramah lingkungan kini kembali diminati masyarakat. Salah satunya adalah kerajinan anyaman bambu dan rotan yang tidak hanya bernilai estetika tinggi, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Di tengah gempuran produk berbahan plastik, produk anyaman tradisional seperti bakul, wadah serbaguna, hingga tas gendong khas daerah (anjat) tetap memiliki tempat tersendiri di hati pencinta produk lokal. Teksturnya yang kokoh serta motif anyamannya yang khas menjadi daya tarik utama.

"Produk ramah lingkungan seperti ini sekarang banyak dicari, bukan cuma untuk keperluan rumah tangga, tapi juga untuk dekorasi estetis di kafe atau hotel.

Meskipun proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dan waktu yang tidak sebentar—mulai dari penyetelan bahan baku, perautan, hingga proses penganyaman—para perajin lokal tetap bertahan demi menjaga warisan leluhur.

Tantangan dan Harapan Perajin Lokal

Untuk tetap eksis di era digital, para perajin kini mulai beradaptasi. Beberapa tantangan dan strategi yang dihadapi di antaranya:

  • Inovasi Bentuk: Selain membuat bakul konvensional, perajin kini memodifikasi ukuran dan menambahkan tali sandang (seperti terlihat pada gambar) agar lebih fungsional sebagai tas belanja kekinian.

  • Pemasaran Digital: Memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas di luar daerah.

  • Regenerasi: Harapan besar agar generasi muda mau mempelajari seni menganyam agar tradisi ini tidak punah ditelan zaman.

Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM diharapkan terus memberikan pendampingan, baik dalam bentuk pelatihan peningkatan kualitas produk maupun fasilitasi pameran. Dengan dukungan yang tepat, kerajinan anyaman ini tidak hanya menjadi simbol identitas budaya, tetapi juga penopang ekonomi keluarga yang menjanjikan. (RRI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....