Dari Hobi Jadi Bisnis, Ranauchi Craft Tembus Pasar Bandara Internasional

  • 06 Mei 2026 11:57 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • UMKM
  • Saprahan Khatulistiwa
  • Ecraft

RRI.CO.ID, Pontianak - Berawal dari sekadar hobi untuk mengisi waktu luang, usaha kerajinan tangan Ranauchi Craft kini berhasil menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga bandara internasional. Hal ini disampaikan oleh Owner Ranauchi Craft, Via Tariyana, saat menjual produknya di Event Saprahan Khatulistiwa, 2 - 10 Mei 2026.

Via mengungkapkan bahwa ia mulai menekuni kerajinan tersebut sejak tahun 2013. Pada awalnya, produk yang dibuat hanya untuk penggunaan pribadi.

“Awalnya saya bikin hanya untuk diri sendiri, sekadar mengisi waktu luang. Tapi lama-lama ada saudara dan teman yang lihat, mereka mulai minta dibuatkan juga,” ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.

Produk yang pertama kali dibuat pun tergolong sederhana, seperti gantungan kunci dan aksesori kecil lainnya. Seiring meningkatnya permintaan, Via mulai mengembangkan produknya ke item yang lebih kompleks seperti dompet, tas, hingga peci.

Perjalanan bisnisnya tidak instan. Via mengaku mulai memperkenalkan produknya ke publik melalui pameran setelah bergabung dengan komunitas UMKM. Dari sana, produk Ranauchi Craft semakin dikenal dan mendapat peluang untuk dipasarkan di berbagai tempat strategis.

Kini, produknya telah tersedia di Dekranasda serta di gerai Borneo Pride yang berada di bandara Internasional Supadio, baik untuk pasar domestik maupun internasional. Dalam proses produksi, Via menjelaskan bahwa waktu pengerjaan tas bervariasi tergantung tingkat kesulitan desain. Untuk model sederhana, pengerjaan bisa memakan waktu sekitar dua minggu, sementara untuk desain yang lebih rumit bisa mencapai satu bulan.

Dari segi harga, produk tas Ranauchi Craft dibanderol mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta, tergantung model, bahan, dan tingkat kesulitan pembuatannya. Menariknya, Via juga membuka layanan custom bagi konsumen. Ia biasanya membuat satu produk sebagai contoh, dan jika tidak langsung terjual, pelanggan dapat memesan dengan desain atau warna sesuai keinginan.

“Kalau tidak ada yang cocok, biasanya konsumen minta dibuatkan sesuai selera mereka, baik dari segi warna maupun model,” katanya.

Selain tas dan dompet, Ranauchi Craft juga memproduksi gantungan kunci dengan bantuan tim yang berada di luar Pontianak, melalui sistem kerja sama proyek.

Dengan jangkauan pasar yang terus berkembang, termasuk melalui penjualan di bandara, produk Ranauchi Craft kini berpeluang dibawa hingga ke luar negeri oleh para wisatawan.

Baca juga: Food Festival dan Saprahan Khatulistiwa 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....