Kue Kamir, Rasa Kekinian dari Kota Baru Pontianak
- 07 Nov 2025 15:58 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Segmen Bejaja' UMKM RRI Pro 4 Pontinak, Kamis (6/11/2025), kali ini menghadirkan sosok inspiratif, Elvi Ardinata atau yang akrab disapa Fina. Ia merupakan pelaku usaha rumahan dari Kota Baru yang berhasil mengangkat kembali jajanan tradisional Indonesia Kue Kamir dengan sentuhan rasa kekinian.
Acara yang dipandu oleh Bang Jos ini, Fina mengaku jika usaha yang sudah berjalan selama kurang lebih 11 bulan ini memperlihatkan bagaimana ketekunan dan kreativitas dapat membuka peluang usaha baru di tengah ketatnya persaingan kuliner.
Fina menjelaskan bahwa bisnisnya dijalankan dari rumah, kemudian produk Kue Kamir miliknya dititipkan ke berbagai toko dan warung.
“Saya belum punya kios sendiri. Masih dari rumah, lalu dititipkan ke toko-toko. Awalnya cuma coba-coba, kasih sampel, dan banyak yang suka. Dari situ mulai berkembang,” ujarnya.
Tidak seperti kebanyakan penjaja Kue Kamir yang mempertahankan rasa asli, Fina justru menawarkan inovasi dengan berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, stroberi, hingga tiramisu. Ia belajar membuat Kue Kamir melalui YouTube dan kemudian bereksperimen dengan bahan dan rasa untuk menghasilkan tekstur dan cita rasa yang lembut sekaligus menarik bagi anak muda.
Menurutnya, bahan dasar yang digunakan tetap mengikuti kaidah Kue Kamir tradisional, yaitu campuran tepung terigu dan tepung tapioka dengan sedikit ragi. Namun, penambahan isian dan kualitas bahan turut memengaruhi harga jual.
“Dulu Rp2.000 per pcs. Tapi kalau pakai keju yang lebih enak tentu biaya naik, jadi harga disesuaikan,” kata Fina.
Tantangan terbesar bagi Fina adalah menjaga kualitas rasa serta mengatur biaya produksi agar tetap terjangkau tanpa mengurangi rasa. Selain itu, pemasaran juga dilakukan secara bertahap, mulai dari promosi dari mulut ke mulut hingga memanfaatkan media sosial.
“Sosial media itu penting. Orang jadi tahu, lalu penasaran dan mau coba,” katanya.
Fina berharap bisnis Kue Kamir miliknya dapat terus berkembang. Ia memiliki rencana untuk membuka dapur khusus produksi atau kios kecil agar bisa melayani pembeli secara langsung. Selain itu, ia juga ingin terus mendorong ibu rumah tangga lain agar berani memulai usaha dari rumah.
“Kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Kita mulai aja dulu dari apa yang bisa. Saya juga awalnya cuma coba-coba,” ujarnya memberi motivasi.
Dengan dedikasi dan semangat yang kuat, usaha Kue Kamir Fina bukan hanya mempertahankan makanan tradisional Nusantara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM lain bahwa bisnis rumahan pun bisa berkembang dan memiliki dampak ekonomi.
Baca juga: Cemilan Gemoy, dari Dapur Rumahan ke Pasar Internasional
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....