Lebih 16 Ribu User QRIS BRI Terus Meningkat
- 21 Apr 2025 14:50 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Pesatnya perkembangan teknologi digitalisasi saat ini mampu membawa masyarakat lebih cepat dalam melakukan transaksi melalui layanan digital yang disediakan oleh beberapa pelaku usaha. Satu diantaranya yang saat ini sedang banyak digunakan ialah layanan transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Layanan QRIS ini memfasilitasi proses pembayaran digital menggunakan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan efisien bagi masyarakat dan pelaku usaha. Di Indonesia, hampir semua sektor sudah menerapkan layanan QRIS, termasuk yang disediakan oleh Bank BRI merambah ke berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Kota Pontianak Kalimantan Barat.
Branch Office Head BRI Pontianak, Ardika Prasetyo mengungkapkan, hingga saat ini sudah lebih dari 16 ribu titik user yang dimiliki BRI Pontianak. Dari angka ini, paling banyak digunakan pada sektor pelaku usaha Food and Beverage seperti warung kopi, cafe dan restoran serta di perdagangan.
"Kalau QRIS kami punya lebih dari 16 ribu titik Merchant user yang kami miliki. Yang paling banyak di F&B dan perdagangan. Itu transaksinya semakin meningkat apalagi sekarang zamannya anak muda dan disini kan budaya nongkrong, jadi Merchant F&B masih menjadi topnya," ujarnya.
Ardika Prasetyo menerangkan, bahwa angka ini terus bertambah dari waktu ke waktu. Jika dilihat dari presentasenya pertumbuhan layanan QRIS setiap tahunnya meningkat 5 sampai 10 persen. Peningkatan ini juga dipengaruhi faktor kemudahan penerapan layanan QRIS bagi para pelaku UMKM. Dimana setiap pelaku usaha yang ingin menerapkan QRIS BRI, syaratnya hanya cukup memiliki rekening Bank BRI bisa mendaftar secara gratis dan akan di proses hanya satu hari.
"Keunggulan dan kemudahan layanan keuangan QRIS. Untuk UMKM dengan menggunakan layanan digital BRI yaitu QRIS BRI yang pertama tidak perlu menyediakan uang receh lagi atau uang cash dan UMKM tidak perlu bingung mencari uang kembalian," katanya.
Dalam penerapan layanan QRIS ini, juga bisa melihat secara langsung laporan dan rincian transaksi melalui tools atau aplikasi QRIS. "Kedua BRI punya aplikasi atau tools QRIS BRI disitu bisa langsung melihat transaksi yang terjadi dan ada laporan resume transaksi serta rincian transaksi juga ada, sehingga jelas," ungkapnya.
Penerapan layanan QRIS ini hanya membutuhkan perangkat gadget, baik android maupun iPhone yang bisa digunakan beberapa user.
"Kemudian keuntungan dan kemudahan bagi masyarakat ialahtidak perlu bawa uang cash, tidak perlu repot-repot bawa uang receh untuk kembalian, karena kalau pakai QRIS langsung terdeteksi," kata Ardika Prasetyo .
Ardika Prasetyo menambahkan, layanan transaksi digital ini akan terus diperluas ke berbagai sektor, mulai dari sektor usaha warung kopi, cafe, restoran atau rumah makan, perdagangan dan perguruan tinggi atau kampus. Ia berharap kehadiran layanan transaksi digital ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk membantu pertumbuhan ekonomi.
Satu di antara pelaku usaha yang menerapkan layanan QRIS ialah toko Kiki Ponsel yang terletak di Jalan Tekam Kecamatan Pontianak Timur.
Owner Kiki Ponsel, Samidah Indah Sari mengungkapkan, penerapan layanan QRIS di tokonya sudah tiga tahun lalu. Ia pun mengakui keunggulan transaksi digital melalui layanan QRIS, selain mudah diakses juga mempercepat transaksi.
Dalam kesehariannya, selalu ada warga yang berbelanja di toko Kiki Ponsel menggunakan nontunai melalui layanan QRIS. Bahkan dalam sebulan bisa mencapai ratusan transaksi dari konsumen melalui QRIS.
“Keunggulan QRIS lebih cepat, tinggal tek tek tek, warga juga tidak perlu pakai chas. Biasanya warga belanja pakai QRIS bahkan setiap hari pasti ada. Penerapan QRIS ini sudah lama sebelum buka agen BRILink,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pelaku usaha buah di pasar Dahlia Pontianak. Deli penerapan layanan QRIS BRI sudah sekitar satu tahun. Hadirnya QRIS ini bagi konsumen yang tidak membawa uang cash, maka bisa melakukan pembayaran atau transaksi digital dengan cukup scan barcode yang telah disediakan olehnya.
“Kemarin ada orang belanja sekitar Rp70 ribu, tapi enggak bawa uang cash, lalu tanya bisa pakai ATM kah pak. Hah tepandang pula ada barcode QRIS disini, langsung di scan langsung masuk,” tukasnya.
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....