HIPMI PT IAIN Pontianak Ajak Anak Muda Fokus pada Investasi Diri

  • 11 Jun 2026 17:44 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Ketika mendengar kata investasi, banyak orang langsung membayangkan saham, emas, kripto, atau instrumen keuangan lainnya. Padahal bagi mahasiswa dan generasi muda, investasi tidak selalu berkaitan dengan uang.

Pengembangan diri, pengalaman, dan relasi justru menjadi modal penting yang dapat memberikan manfaat jangka panjang. Hal tersebut disampaikan dalam program "Inflasi & Investasi" di RRI Pro 1 Pontianak yang mengangkat tema "Investasi Bukan Cuma Soal Uang" pada Rabu, 10 Juni 2026 yang menghadirkan Ketua Bidang 1 OKK HIPMI PT IAIN Pontianak, Muhammad Nur Badarudin, serta Sekretaris Umum HIPMI PT IAIN Pontianak, Maulana Raul Arteta.

Menurut Nur, investasi terbaik yang dapat dilakukan mahasiswa adalah meningkatkan kualitas diri melalui pengalaman, organisasi, dan keterampilan yang akan berguna di masa depan. "Apa yang kita tanam hari ini akan menentukan nilai kita di masa depan. Bagi mahasiswa, investasi terbaik adalah memperbanyak relasi, pengalaman organisasi, dan mengasah keterampilan sebelum nantinya terjun ke dunia kerja atau bisnis nyata," ujarnya.

Senada dengan itu, Raul menilai banyak anak muda masih memandang investasi hanya dari sisi finansial. Padahal, kemampuan diri dan jaringan yang luas sering kali menjadi faktor yang membuka berbagai peluang di masa depan.

"Investasi bukan cuma uang, dan jangan sampai pikiran kita hanya terfokus pada uang. Jika kita hanya memikirkan uang tanpa membekali diri dengan ilmu dan soft skill, kita hanya akan menjadi ATM berjalan yang bisa ditarik kapan saja tanpa ada nilai tambah di dalam diri kita," kata Raul.

Raul juga membagikan pengalamannya saat mengikuti ajang Bujang Dare. Menurutnya, keberanian mencoba hal baru memberikan banyak manfaat yang tidak selalu dapat diukur dengan uang, mulai dari pengalaman, kepercayaan diri, hingga relasi dengan berbagai tokoh dan komunitas.

Dalam dialog tersebut, kedua narasumber turut menyoroti fenomena anak muda yang mudah tergiur investasi bodong maupun judi online akibat keinginan untuk mendapatkan keuntungan secara instan. Mereka mengingatkan pentingnya memahami risiko dan tidak terjebak dalam fenomena FOMO atau fear of missing out.

Menurut Raul, generasi muda perlu lebih bijak dalam mengelola keuangan dan tidak mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Sementara itu, Nur menambahkan bahwa banyak kasus judi online berkedok investasi yang pada akhirnya merugikan pelakunya karena sifatnya yang adiktif.

Jika ingin memulai investasi finansial, keduanya menyarankan aset yang memiliki nilai relatif stabil dalam jangka panjang, seperti emas, tanah, atau properti.

Selain membahas investasi, HIPMI PT IAIN Pontianak juga memperkenalkan perannya sebagai wadah bagi mahasiswa yang ingin belajar dan berkembang di bidang kewirausahaan. Organisasi yang baru terbentuk tersebut berencana menjalankan berbagai program, mulai dari audiensi dengan tokoh-tokoh HIPMI senior hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menutup dialog, Nur berpesan agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada jumlah uang yang dimiliki saat ini, tetapi juga membangun nilai diri melalui pengalaman dan hubungan yang positif. "Investasi terbaik seorang mahasiswa bukanlah seberapa banyak uang yang ada di dalam dompetnya saat ini, melainkan seberapa luas jaringan relasi positif yang ia bangun untuk masa depannya," ujarnya.

Baca juga: Rakerda HIPMI Kalbar Susun Strategi Pengusaha Muda Hadapi Tantangan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....