Rakerda HIPMI Kalbar Susun Strategi Pengusaha Muda Hadapi Tantangan

  • 19 Mei 2026 18:56 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke- 16 sebagai langkah menyusun program strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan ekonomi global. Kegiatan ini dihadari oleh Guberbur Kalimantan Barat, para pengusaha muda, BPD HIPMI Pusat beserta jajarannya dilaksanakan di Hotel Alimoere Kubu Raya, Selasa, 19 Mei 2026.

Rakerda ini diikuti pengurus HIPMI dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Selain membahas program kerja organisasi, forum ini juga menjadi wadah koordinasi antar pengusaha muda untuk memperkuat kolaborasi ekonomi daerah.

Ketua Umum BPD HIPMI Kalbar, Ridho Adyt Setiawan mengatakan Rakerda merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kalbar yang saat ini tercatat tertinggi di regional Kalimantan.

“Di kuartal pertama pertumbuhan ekonomi Kalbar mencapai 6,14 persen, tertinggi di Kalimantan dan peringkat delapan secara nasional. Dengan adanya Rakerda ini, kami berharap pertumbuhan itu bisa terus meningkat,” katanya.

Ridho mengakui pelemahan rupiah turut memberikan dampak terhadap dunia usaha. Namun menurutnya, para pengusaha harus mampu menyiasati kondisi tersebut melalui inovasi dan kerja sama antar daerah.

“Sebagai pengusaha kita harus pintar menyiasati kondisi. Karena itu melalui Rakerda ini teman-teman daerah berkumpul untuk berkoordinasi dan mencari solusi agar usaha tetap maju,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar mendukung penuh keberadaan HIPMI sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.

“Kita pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mendukung HIPMI Kalbar dan ingin berkolaborasi dengan pengusaha-pengusaha muda yang bisa memberikan ide-ide cemerlang untuk pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ria Norsan juga menyinggung kondisi pelemahan rupiah yang saat ini dipengaruhi situasi global, mulai dari konflik internasional hingga ketidakstabilan ekonomi dunia. Meski demikian, dirinya optimistis kondisi tersebut dapat segera membaik.

Agenda Rakerda tersebut, HIPMI Kalbar berharap dapat melahirkan program-program yang mampu memperkuat daya saing pengusaha muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca juga: Gubernur Kalbar Sebut Sylva Jadi Ruang Lahirnya Inovasi Kehutanan Berkelanjutan⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....