Dukung Peningkatan Literasi, BI Berpartisipasi dalam Rangkaian BIK

  • 18 Okt 2025 20:16 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025. Kegiatan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut menghadirkan 60 booth financial untuk memberikan beragam edukasi bagi masyarakat di Pontianak Convention Center (PCC), 17-19 Oktober 2025.

Khusus Booth BI menghadirkan edukasi tentang Cinta, Bangga dan Paham Rupiah (CBP). Pengunjung juga dapat menyaksikan pameran sejarah Rupiah dan sejarah Bank Indonesia. Terlihat pengunjung expo antusias mampir ke Booth BI tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, pengunjung dapat merasakan langsung QRIS Experience untuk bertransaksi nontunai.

“Teman-teman bisa mencoba QRIS hanya dengan melakukan scan QRIS satu rupiah saja. Harapannya, masyarakat bisa lebih senang menggunakan transaksi non tunai," ucap Asisten Manager BI Kalimantan Barat (Kalbar), Vian.

Dirinya bersama tim dari BI Kalbar tampak bersemangat memberikan penjelasan kepada pengunjung booth. Vian menuturkan, keikutsertaan BI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program OJK untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya di Kalbar.

“Dengan era digital saat ini tentu banyak tantangan dan ancaman, mulai dari kebocoran data hingga peredaran uang palsu. Karena itu, kami ingin memberikan literasi keuangan terkait rupiah, membedakan uang palsu, dan cara merawatan rupiah,” katanya.

Tim dari BI juga menjelaskan banyak menerima pertanyaan dari masyarakat yang datang terkait apakah QRIS bisa digunakan secara online. Hal ini menunjukkan masih ada kesenjangan pemahaman tentang inklusi dan literasi keuangan.

"Karena itu, kami rutin mengadakan kegiatan engagement seperti yang sedang berlangsung saat ini,” ujar salah satu perwakilan BI Kalbar.

BI memastikan bahwa edukasi yang diberikan tidak hanya seputar CBP, tetapi juga mencakup perlindungan konsumen dan transaksi non-tunai.

“Kami ingin masyarakat Pontianak semakin teredukasi tentang pelaksanaan QRIS dan memahami pentingnya perlindungan konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, pada hari kedua kegiatan BIK, BI bersama OJK juga menggelar permainan Ranking Satu untuk menarik minat masyarakat dan meningkatkan literasi tentang rupiah.

Baca juga: Kalbar Raih TPAKD Award, Satu-satunya se-Kalimantan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....