Anak Muda Diajak Melek Investasi Pasar Modal
- 25 Jan 2026 17:07 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Edukasi keuangan bagi generasi muda kembali mengemuka lewat perbincangan seputar saham, reksa dana, dan obligasi yang disiarkan di Pro 2 RRI Pontianak, Jumat, 23 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia membagikan pemahaman dasar investasi yang mudah diakses oleh kalangan mahasiswa dan anak muda.
Bersama Salma sebagai Host, hadir sebagai narasumber yakni dosen pembina KSPM Sukma Febrianti bersama mahasiswa anggota KSPM Eka Saragih. Keduanya menegaskan bahwa investasi tidak lagi identik dengan modal besar maupun latar belakang ekonomi tertentu.
“Sebagian besar anak muda sebenarnya sudah tertarik pada investasi, tetapi masih ragu karena belum memahami caranya dan khawatir dengan risikonya,” ujar Sukma Febrianti.
Ia menjelaskan, kehadiran Galeri Bursa Efek Indonesia di lingkungan kampus menjadi ruang belajar agar mahasiswa mengenal pasar modal secara benar. Menurutnya, investasi saham saat ini bisa dimulai dengan dana yang relatif kecil.
“Investasi saham tidak harus menunggu punya uang banyak. Mahasiswa dengan uang saku pun sudah bisa mulai belajar dan mencoba,” jelasnya.
Sementara itu, Eka Saragih menceritakan pengalamannya mengenal dunia investasi sejak bergabung dengan KSPM. Ketertarikannya muncul setelah mendapatkan pembelajaran langsung mengenai mekanisme pasar modal.
“Setelah ikut KSPM dan belajar langsung, saya jadi tertarik mendalami investasi dan memahami bagaimana cara mengelola keuangan dengan lebih baik,” ungkap Eka.
Dalam pembahasan tersebut, pemateri juga menguraikan perbedaan antara saham, reksa dana, dan obligasi. Saham dinilai cocok bagi pemula yang ingin belajar secara aktif, reksa dana menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu, sementara obligasi dikenal sebagai instrumen dengan risiko lebih rendah dan imbal hasil yang cenderung stabil.
Edukasi semacam ini dinilai penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan serta memahami bahwa investasi dapat dilakukan secara bertahap dan sesuai kemampuan.
Baca juga: Halo RRI Tampung Aspirasi Publik Terkait PIP 2026