Disketpan Kalbar Gelar GPM Jelang Imlek dan Ramadan
- 29 Jan 2026 10:50 WIB
- Pontianak
RRI. CO. ID, Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan hari ini menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus pengendalian inflasi daerah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Imlek dan Ramadhan 1447 Hijriah, dan terbuka untuk umum.
Gerakan Pangan Murah dipusatkan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Salah satu paket yang ditawarkan yakni paket pangan seharga Rp90 ribu, terdiri dari beras premium, gula premium, dan minyak goreng premium, dengan selisih harga yang cukup signifikan dibanding harga normal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Manto mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga pangan. Menurut Manto, Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan serta menekan laju inflasi, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
"Kita pastikan harga sembako yang dijual dibawah harga pasar, ada harga agen, harga distributor. Ini salah satu upaya pengendalian inflasi daerah, agar tidak ada yang bermain harga, sehingga terjadi inflasi, ujarnya, Kamis, 29 Januari 2026.
Selain paket pangan murah, masyarakat juga dapat membeli berbagai produk pangan lokal, mulai dari beras lokal dan SPHP, telur, ayam utuh, bawang merah dan bawang putih, hingga daging kerbau, yang dipasok melalui mitra UMKM dan BUMN pangan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menggandeng sejumlah mitra, seperti Bulog, Rajawali Nusindo, ID FOOD, serta pelaku usaha pangan, untuk memastikan kualitas dan ketersediaan produk tetap terjaga.
Manto menambahkan, masyarakat yang ingin berbelanja cukup menyiapkan fotokopi KTP dan membawa kantong belanja sendiri, serta berkesempatan mendapatkan door prize yang telah disiapkan panitia. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat berharap distribusi pangan dapat lebih merata, harga tetap terkendali, dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....