Gerakan Pangan Murah Kalbar di Lemukutan Disambut Antusias

  • 29 Okt 2025 19:31 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Bengkayang: Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah pesisir dan kepulauan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat Herti Herawati melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Doni Saiful Bahri menyampaikan bahwa GPM ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang terhadap ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di daerah terpencil.

“Seluruh bahan pokok yang disediakan dijual dengan harga di bawah pasaran. Langkah ini merupakan wujud perhatian pemerintah dalam menjaga stabilisasi harga, inflasi, serta daya beli masyarakat,” ujar Doni, Rabu (29/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras premium Rp60.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan minyak goreng premium Rp16.000 per liter.

Selain itu, juga disediakan paket hemat seharga Rp90.000 serta berbagai produk rumah tangga dari pelaku usaha pangan lokal dengan harga promo. Kepala Desa Pulau Lemukutan, Ahmad Yusuf menyambut baik pelaksanaan GPM yang digelar di wilayahnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat setempat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

“Warga sangat antusias karena desa ini merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Bengkayang yang berada di tengah laut. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga untuk mendapatkan bahan pokok murah,” ucap Ahmad.

Salah satu warga Lemukutan, Subarni, mengaku senang bisa berbelanja bahan pokok dengan harga lebih murah dari biasanya.

“Saya sangat senang, karena harga beras dan minyak di sini lebih miring daripada di warung. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” katanya.

Baca juga: DKP Kalbar Siapkan 20 Lokasi GPM Akhir Tahun

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....