Pantun Hari Jadi Kota Pontianak Ke-254

  • 19 Okt 2025 12:16 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Kota Pontianak terletak di Kalimantan Barat, kota yang dilewati sungai terpanjang di Indonesia yakni Sungai Kapuas. Kota ini memiliki sejarah yang kaya dengan budaya dan menarik untuk dikunjungi. Kota ini didirikan pada tanggal 23 Oktober 1771 oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Pada awalnya, Pontianak adalah sebuah perkampungan kecil di tepi Sungai Kapuas. Karena letaknya yang strategis di jalur perdagangan, kota ini berkembang pesat menjadi pusat perdagangan penting di Kalimantan Barat.

Kota Pontianak juga dikenal sebagai Kota Khatulistiwa, penamaan kota ini dikarenakan dilewati garis khatulistiwa. Di tahun 2025 ini, Kota Pontianak berusia 254 tahun dan tidak lama lagi masyarakat Kota Pontianak akan merayakannya, tepatnya pada tanggal 23 Oktober ini.

Untuk merayakannya banyak yang bisa dilakukan, misalnya dengan berbagi pantun tentang hari jadi Kota Pontianak. Berikut pantunnya yang ditulis Tariyah seorang pegiat pantun di Kalimantan Barat yang biasa disapa Mak Keribang.

Tumbuh Serumpun di Dalam Semak,

Ditanam Siswa Daunnya Merambat,

Selamat Ulang Tahun Kote Pontianak,

Kota Khatulistiwa Cerdas Bermartabat.

Makan Tumbok Pucok Ubi Ikan Belanak,

Menjamu Tamu Makannye Soto Babat,

Selamat Hari Jadi Ke 254 Kote Pontianak,

Pontianak Maju Pontianak Bersahabat.

Anak Beranak Pandai Menenun,

Tenunnye Cantek Bermotif Bunge,

Kote Pontianak Berulang Tahun,

Kotenye Cantek dan Bikin Bangge.

Minom Teh Tarek dan Aek Serbat,

Duduk di Batu Melihat Kulminasi,

Pontianak Cantek Pontianak Bersahabat,

Berkah dan Maju Menjaga Toleransi.

Garam Himalaya Bawa Ke Asrama,

Membawa Anak Hujan Pun Gerimis,

Beragam Budaya Suku Dan Agama,

Masyarakat Pontianak Hidup Harmonis.

Ikan Selangat Ikan Seluang,

Dijemur Kering Di Panas Terik,

Pak Walikote Semangat Berjuang,

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik.

Mendengarkan Radio Lagu Nostalgia,

Menari Berdendang Lagunya Asik,

Pontianak Makin Maju, Aman Bahagia,

Pelayanan Publik Semakin Baik.

Perahu Phinisi Berlayar Di Saat Pagi,

Sampai Dermaga Menggulung Pukat,

Pemkot Pontianak Bangun Sinergi,

Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat.

Ke Pulau Randayan Memakai Batik,

Sekalian Upacara Menaikkan Bendera,

Pelayanan Publik Semakin Membaik,

Masyarakat Bahagia Hidup Sejahtera.

Sungai Terpanjang Bernama Kapuas,

Banyak Nelayan Memancing Ikan,

Pemerintah Bermarwah Jaga Integritas,

Berikan Pelayanan Untuk Kesejahteraan.

Sungai Kapuas Airnya Jernih,

Membangun Rumah Tinggal Sendirian,

Pemkot Pontianak Melayani Dan Bersih,

Pemimpinnya Ramah, Cakap Berkemajuan.

Dari Kubu Raya Menuju Mempawah,

Membawa Makanan Dan Buah Matoa,

Masyarakat Sejahtera Pemimpin Bermarwah,

Itulah Harapan Rakyat Dalam Setiap Doa.

Ikan Bersisik Burung Bersayap,

Diam Di Batu Berkembang Biak,

Kotenye Cantek Kulinernye Sedap,

Itulah Die Kote Kite Pontianak.

Nasi Ditanak Tumis Ikan Sarden,

Lalap Pucok Ubi Daun Selade,

Kote Pontianak Memanglah Keren,

Ape Yang Dicari Semuenye Ade.

Pergi Ke Siantan Pontianak Utara,

Pergi Ke Jeruju Pontianak Barat,

Jauh Berjalan Seluas Samudra,

Kote Pontianak Selalu Diingat.

Hujannya Lebat Mampir Berteduh,

Lupa Bawa Payung Kebasahan Juga,

Warga Pontianak Solid Dan Tangguh,

Adat Budaya Dijunjung Persatuan Dijaga.

Nasi Ditanak Memakai Daun Pisang,

Bungkuskan Ceremai Di Rumah Emak,

Tinggal Di Pontianak Sungguhlah Senang,

Negerinya Damai Makanannya Enak.

Makan Bersaprah Sungguhlah Enak,

Hidangkan Kopi Pisang Goreng Srikaye,

Sudah 254 Tahun Usie Kote Pontianak,

Ekonomi Tumbuh Banyak Warong Kopinye.

Pisang Awak Kukus Di Dandang,

Buatkan Kopi Kasik Gule Merah,

Kalau Awak Ade Waktu Senggang,

Bolehlah Kite Ngopi Sambil Berkesah.

Pergi Ke Kapuas Hulu Membeli Arwana,

Mencoba Kerupuk Basah Rasanya Enak,

Kalau Kamu Mau Hidupmu Penuh Warna,

Cobalah Menetap Tinggal Di Pontianak.

Kalaulah Burung Hinggap Di Batang,

Tentulah Hendak Membuat Sarang,

Semoga Tuhan Memberi Umur Panjang,

Melihat Kulminasi Bersama Orang Tersayang.

Makan Kelepon Di Pondok Pengkang,

Singgah Sebentar Mengambil Rantang,

Biarpon Pontianak Panas Bedengkang,

Tapi Kite Rindu Selalu Ingin Pulang.

Ade Tige Jembatan Melintas Kapuas,

Pasang Keriang Bandong Saat Ramadhan,

Orang Kate Pontianak Nih Panas,

Entah Mengape Selalu Kite Rindukan.

Menabur Berteh Kuning Si Tepung Beras,

Menyambut Kedatangan Mempelai Lelaki,

Kalau Kita Sudah Minom Aek Kapuas,

Jaoh Di Mate Pasti Ingat Untuk Kembali.

Kalau Ade Semur dan Rendang,

Boleh Letakkan di Dalam Nampan,

Semoge Tuhan Beri Umur Panjang,

Datang Lagi Ke Pontianak di Tahun Depan.

Baca juga: Pantun Seruling Hati Orang Melayu

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....