Wagub Krisantus Angkat Bicara Terkait Konten Rizki Kabah

  • 16 Sep 2025 17:07 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, angkat bicara terkait dugaan penghinaan terhadap suku Dayak yang dilakukan kreator konten asal Pontianak, Rizki Kabah. Krisantus menekankan agar setiap orang berhati-hati dalam berbicara, terutama di ruang publik.

“Saya pikir ucapan harus dijaga. Jangan bilang orang Dayak menganut ilmu hitam kemudian rumah Betang tempat dukun, ya tidak boleh,” tuturnya saat ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kalbar, Selasa (16/9/2025).

Krisantus juga menegaskan bahwa ucapan yang tidak pantas bisa berujung pada persoalan hukum.

“Jadi, ingat mulutmu harimaumu, nanti suatu saat akan bersentuhan dengan aparat penegak hukum. Kalau sudah mengucapkan yang tidak pantas yang melanggar peraturan perundang-undangan, saya yakin hasil akhirnya tentu kepada aparat penegak hukum,” ucapnya.

Kasus ini meluap ke permukaan setelah sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan Dayak melaporkan Rizki Kabah ke Polda Kalbar pada Selasa (9/9/2025). Proses pelaporan dipimpin Ketua Umum Mangkok Merah Kalimantan Barat (MMKB), Iyen Bagago. Kemudian pada Kamis (11/9/2025), Iyen bersama beberapa perwakilan ormas pelapor telah dimintai keterangan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Kalbar.

Rizki Kabah diduga menghina masyarakat Dayak karena dalam konten videonya menyebut suku Dayak menganut ilmu hitam. Video tersebut juga menampilkan dirinya sedang berdiri di depan Rumah Radakng di Pontianak, rumah adat kebanggaan masyarakat Dayak.

Baca juga: Sejumlah Ormas akan Laporkan Akun TikTok Riezky Kabah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....