Gerdayak Kalbar Gelar Forum Strategis, Konferprov II Perkuat Peran Pemuda Dayak

  • 05 Jul 2026 09:26 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • GERDAYAK Kalbar
  • KONFERPROV II GERDAYAK
  • Peran Pemuda Dayak

RRI.CO.ID, Pontianak - Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (Gerdayak) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov) II Tahun 2026 di Hotel Harris Pontianak pada 3–5 Juli 2026. Forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi ini mengusung tema "Eksistensi Masyarakat Dayak di Tengah Arus Globalisasi."

Ketua Panitia Konferprov II Gerdayak Kalbar Tahun 2026, Krisantus Heru Siswanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana sehat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Konferprov II merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sebagai forum evaluasi kepengurusan, penyampaian laporan pertanggungjawaban, penyusunan program kerja, sekaligus pemilihan kepemimpinan Gerdayak Kalbar untuk periode berikutnya.

Sebanyak 42 peserta penuh mengikuti konferensi ini. Mereka merupakan utusan dari 14 Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gerdayak se-Kalbar yang masing-masing mengirimkan tiga delegasi, terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan Bendahara atau unsur pimpinan organisasi. Selain itu, panitia menargetkan sekitar 200 peserta dan tamu undangan menghadiri rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai elemen, di antaranya Dewan Perwakilan Nasional (DPN) Gerdayak Indonesia, unsur Pemerintah Provinsi Kalbar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan organisasi kemasyarakatan, paguyuban multi-etnis, serta berbagai organisasi masyarakat lainnya.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kolaborasi lintas organisasi, lintas etnis, dan lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Melalui Konferprov II ini, Gerdayak Kalbar berharap lahir berbagai rekomendasi dan program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat peran pemuda Dayak sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

"Konferprov II bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, melahirkan gagasan-gagasan strategis, serta mempertegas peran pemuda Dayak dalam menghadapi tantangan globalisasi," ucap Heru, Jumat, 4 Juli 2026.

Ia juga berharap forum ini menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang mampu mendukung pembangunan daerah, melestarikan budaya, memberdayakan masyarakat, dan memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Baca juga: Wagub Kalbar Hadiri HUT Gerdayak Indonesia Ke-15

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....