Festival Budaya Faradje’ Sanggau XVIII Ditunda akibat Kabut Asap

  • 02 Sep 2026 08:55 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Festival Budaya Faradje' Pesaka Negeri Sanggau XVIII ditunda karena kondisi darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sanggau.
  • Keputusan penundaan ditetapkan melalui Titah Pangeran Ratu Surya Negara Nomor 005/Titah/PRSN/2026 pada 1 September 2026.
  • Penundaan dilakukan untuk mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi darurat lingkungan yang sedang berlangsung.

RRI.CO.ID, SANGGAU — Pelaksanaan Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri Sanggau XVIII ditunda untuk sementara waktu. Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Sanggau.

Penundaan tersebut tertuang dalam Titah Pangeran Ratu Surya Negara Nomor 005/Titah/PRSN/2026 tentang Penundaan Pelaksanaan Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri Sanggau XVIII. Titah ditetapkan di Sanggau pada 1 September 2026.

Dalam titah tersebut disebutkan, keputusan penundaan diambil setelah Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Drs. H. Gusti Arman, M.Si., mendengar dan mempertimbangkan hasil musyawarah bersama Majelis Zuriat Kerajaan Sanggau.

“Pelaksanaan rangkaian kegiatan Festival Budaya Faradje’ Pesaka Negeri Sanggau XVIII yang semula dijadwalkan pada waktu dekat ini, dengan berat hati ditunda sementara waktu hingga situasi dan kondisi benar-benar aman serta kondusif,” demikian salah satu poin dalam titah tersebut.

Keputusan itu juga menjadi bentuk tanggung jawab moral dan adat istiadat untuk mengutamakan keselamatan serta kesehatan masyarakat. Perlindungan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga para tamu agung, panitia, serta anak cucu negeri yang akan menghadiri rangkaian festival.

Seluruh elemen masyarakat, kerabat zuriat, dan panitia penyelenggara diminta memahami, memaklumi, serta mematuhi keputusan penundaan tersebut demi kebaikan bersama.

Titah tersebut belum menetapkan jadwal pengganti pelaksanaan Festival Budaya Faradje’ XVIII. Waktu pelaksanaan yang baru akan ditentukan dan diumumkan setelah kondisi kembali membaik.

Festival Budaya Faradje’ merupakan salah satu agenda budaya yang menjadi bagian penting dalam pelestarian adat dan tradisi masyarakat Sanggau. Penundaan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak asap karhutla.

Dalam titahnya, Pangeran Ratu Surya Negara juga memanjatkan doa agar Allah SWT dan Rasul-Nya senantiasa melindungi Negeri Sanggau serta menjauhkan masyarakat dari segala marabahaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....