Dukung Literasi, YM Sultan Pontianak Ke-IX Siapkan Penghargaan Sastra di Jungkat
- 03 Agt 2026 07:25 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Berawal dari keresahan terhadap minimnya perhatian bagi para pekerja seni dan sastra di Kalimantan Barat, sejumlah pegiat literasi berkolaborasi menggelar ajang penganugerahan penghargaan sastra. Kegiatan ini dilaksanakan atas dukungan penuh Kesultanan Kadriyah Pontianak.
Inisiator gerakan literasi, E. Widiantoro, bersama rekan-rekan pegiat literasi seperti Dicky Armando, Tok Dalang, dan Cecep SOB, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir untuk memberikan apresiasi nyata kepada para pelaku literasi lokal yang terus konsisten berkarya.
Gagasan tersebut disambut hangat oleh Sultan Pontianak Ke-IX, YM Syarif Melvin Alkadrie, S.H., yang berkomitmen memberikan Piagam Penghargaan Kesultanan secara langsung kepada tokoh literasi terpilih.
Dukungan ini merupakan kelanjutan dari program penganugerahan yang pertama kali diserahkan pada tahun 2025 lalu kepada Pradono, seorang penulis dan pembaca puisi kawakan di Kalbar.
"Sultan Pontianak selalu konsisten mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat, tidak hanya di bidang literasi, tetapi juga seni budaya, sosial, hingga keagamaan," ujar Tok Dalang. koordinaator kegiatan tersebut.
Pemilihan Jungkat, Kabupaten Mempawah, sebagai pusat pelaksanaan acara didasari oleh keinginan panitia untuk memperluas jangkauan gerakan literasi hingga ke kawasan perdesaan. Sebagai wilayah transisi yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, Jungkat dinilai strategis sekaligus menjadi ajang promosi daerah ke tingkat internasional.
Mengenai kriteria penerima penghargaan, panitia menetapkan bahwa penganugerahan ini ditujukan bagi individu atau pihak yang memiliki dedikasi tinggi, kreatif, serta konsisten memajukan dunia sastra di Kalimantan Barat, baik penulis, penyair, maupun pemantun.
Selain penganugerahan piagam penghargaan, gelaran ini juga akan dimeriahkan dengan beragam pementasan seni dan budaya Melayu lokal. Penonton akan disuguhkan pertunjukan Hadrah, Tundang, Teater, Musikalisasi Puisi, pembacaan Syair Melayu, hingga aksi baca puisi dari para seniman lokal.
Acara ini terbuka untuk masyarakat umum dengan Harga Tiket Masuk (HTM) sebesar Rp25.000. Setiap pengunjung akan mendapatkan fasilitas air minum kemasan gratis serta berkesempatan memenangkan berbagai doorprize menarik.
Panitia berharap, melalui penyelenggaraan kegiatan ini, semangat para pegiat literasi di Kalimantan Barat dapat terus terpacu serta mampu melahirkan bibit-bibit baru di dunia sastra yang dapat dikenal hingga kancah internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....