Bijak Bermedia Sosial: Wujud Budaya Literasi Digital
- 18 Sep 2026 12:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak-Media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat menggunakannya untuk berkomunikasi, mencari informasi, bekerja, belajar, hingga berbagi berbagai aktivitas. Kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan menggunakan media sosial secara bijak.
Bijak bermedia sosial berarti mampu memilih dan memahami informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya. Setiap informasi yang diterima sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sumber dan kebenarannya, terutama ketika informasi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Literasi digital juga berkaitan dengan etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Pengguna perlu menjaga bahasa, menghargai perbedaan pendapat, serta menghindari komentar yang mengandung penghinaan, provokasi, maupun ujaran kebencian.
Selain itu, masyarakat perlu memahami bahwa setiap unggahan dapat meninggalkan jejak digital. Foto, video, komentar, maupun informasi pribadi yang dibagikan di internet perlu dipertimbangkan dengan baik agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Budaya literasi digital juga mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi turut menciptakan konten yang bermanfaat. Konten edukatif, inspiratif, dan positif merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang lebih sehat.
Pada akhirnya, bijak bermedia sosial merupakan tanggung jawab setiap pengguna. Sebelum sharing informasi, perlu memperhatikan etika serta melindungi data pibadi.
Baca juga: Budaya Menyampaikan Pendapat lewat Podcast di Media Sosial
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....