Membudayakan Anak Muda Cinta Hukum dan Budaya Daerah

  • 10 Jun 2026 10:54 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kesadaran generasi muda terhadap hukum dan budaya menjadi tema utama dalam program Ruang Obrolan Pro 2 RRI Pontianak yang disiarkan pada Selasa, 9 Juni 2026 malam. Mengangkat tema 'Membudayakan Anak Muda Cinta Hukum dan Budaya' membahas pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai hukum sekaligus melestarikan budaya lokal.

Dalam obrolan interaktif tersebut, bintang tamu yang hadir, Nursyafiqri, menekankan bahwa hukum dan budaya merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk memahami aturan yang berlaku serta menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

"Kecintaan terhadap hukum tidak hanya berarti memahami peraturan, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati hak orang lain, menjaga ketertiban, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Sementara itu, kecintaan terhadap budaya dapat diwujudkan dengan mengenal tradisi daerah, menggunakan bahasa daerah dengan baik, serta aktif dalam kegiatan seni dan budaya," ungkapnya.

Dalam perbincangan tersebut juga dibahas tantangan yang dihadapi anak muda saat ini. Kemajuan teknologi dan media sosial memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain dapat menyebabkan lunturnya nilai-nilai budaya dan meningkatnya pelanggaran hukum apabila tidak digunakan secara bijak. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara positif tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

Nursyafiqri mengajak para pemuda untuk menjadi agen perubahan yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisional dengan perkembangan zaman. Menurutnya, pelestarian budaya tidak harus dilakukan dengan cara-cara konvensional, tetapi juga bisa melalui media digital, konten kreatif, maupun kegiatan komunitas yang dekat dengan kehidupan anak muda saat ini.

"Menurut saya sih anak muda itu menjadi agen perubahan, jadi bisa melestarikan budaya dengan banyak cara, misalnya dilakukan melalui media digital sehingga relate dengan anak muda jaman sekarang," jelas Nursyafiqri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....