Pantun Nasehat: Tantangan 6 Trilliun Membangun Kalbar
- 12 Apr 2026 07:56 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Perdebatan antara Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan Dedi Mulyadi di media sosial mengenai tantangan pembangunan senilai Rp6 triliun menjadi perhatian publik. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam proses pembangunan, selama tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat. Melalui pantun, pesan ini disampaikan dengan cara yang ringan namun bermakna.
Pergi ke hutan mencari rotan,
Singgah sebentar di tepi rawa,
Beda pendapat jadi perdebatan,
Demi Kalbar maju sejahtera semua.
Anak nelayan menebar jala,
Ikan didapat saat senja tiba,
Anggaran besar bukan sekadar angka,
Harus tepat guna untuk rakyatnya.
Burung enggang terbang tinggi,
Hinggap sebentar di pohon meranti,
Perdebatan jangan jadi emosi,
Utamakan solusi demi negeri.
Pergi ke pasar membeli lada,
Tak lupa membeli buah keladi,
Pembangunan butuh data nyata,
Agar tak salah langkah nanti.
Air Kapuas mengalir tenang,
Perahu kecil berlayar perlahan,
Perbedaan jangan jadi penghalang,
Bersatu bangun Kalbar berkelanjutan.
Dari pantun-pantun tersebut, kita dapat belajar bahwa perdebatan dalam pembangunan adalah bagian dari proses demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak mampu mengedepankan data, kepentingan publik, serta mencari solusi bersama agar pembangunan di Kalimantan Barat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Baca juga: Pantun Penyemangat Masuk Kerja Pasca Idulfitri 1447 H
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....