Sarri Basule Dorong Anak Muda Berkarya lewat Musik Budaya
- 09 Apr 2026 18:04 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Program “Ngander” edisi Rabu, 8 April 2026 lalu, yang disiarkan di Pro 4 RRI Pontianak dan live di kanal YouTube Pro 4 menghadirkan perbincangan hangat seputar peran musik dalam melestarikan budaya. Bersama host Ibeng, penyanyi lagu daerah Sarri Basule membagikan perjalanan karier sekaligus pandangannya tentang industri musik lokal Kalimantan Barat.
Dalam perbincangan tersebut, Sarri mengungkapkan awal mula dirinya terjun ke dunia musik lagu Kanayatn sejak awal 2000-an. Ia menceritakan pengalaman rekaman pertamanya yang dilakukan secara spontan tanpa persiapan panjang, bahkan tanpa latar belakang bahasa Kanayatn yang kuat.
“Jadi, waktu itu di studio langsung dikasih lagunya dan aku langsung tag vokal enggak ada belajar sebelumnya,” ujarnya.
Sarri juga menegaskan bahwa kesuksesan lagu “Patamuan Dara Basule” yang hingga kini masih dikenal luas bukan semata karena dirinya sebagai penyanyi, melainkan karena dukungan masyarakat Kalimantan Barat yang terus menjaga dan menyanyikan lagu tersebut.
Setelah sempat vakum cukup lama karena kesibukan sebagai aparatur sipil negara, Sarri kini kembali aktif berkarya usai memutuskan mundur dari pekerjaannya. Keputusan tersebut diambil agar ia dapat lebih fokus mengembangkan karya musik dan mendukung musisi muda di daerah.
Ia juga membagikan filosofi sederhana dalam bernyanyi, yakni pentingnya menyampaikan lagu dengan penuh perasaan agar pesan dapat diterima pendengar.
“Makanya aku sering bilang sama adik-adik musisi yang lain ya, kalau menyanyi itu harus dari hati,” ucapnya.
Dalam konteks yang lebih luas, Sarri menilai musik memiliki peran penting sebagai media pelestarian budaya. Menurutnya, lagu daerah menjadi sarana yang mudah diterima masyarakat untuk mengenal dan mempertahankan nilai-nilai budaya.
“Balik lagi bahwa musik dan lagu itu adalah sebagai media untuk kita dapat mempertahankan budaya karena semuanya masuk ke dalam situ sebenarnya,” katanya, menjelaskan.
Ia juga melihat perkembangan musisi lokal Kalimantan Barat saat ini cukup positif, meski masih menghadapi tantangan dalam menemukan ciri khas yang kuat akibat keragaman budaya yang sangat luas di daerah ini.
Menutup perbincangan, Sarri menyampaikan harapannya agar generasi muda terus berkarya dan tidak ragu mengekspresikan budaya melalui musik, serta mampu membangun kolaborasi demi kemajuan bersama.
“Tidak ada batasan berkarya dalam dunia seni. Mau kamu dari mana pun silakan berkarya. Jangan malu,” ucapnya.
Baca juga: Dua Dekade Tertunda, Sarri Basule Akhirnya Rilis “Bakung 2006”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....