Sultan Pontianak IX Serahkan Award Literasi di Pasar Jungkat

  • 13 Sep 2026 22:28 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Peringatan Hari Literasi Internasional yang dipusatkan di Pasar Jungkat pada Sabtu malam, 12 September 2026 berlangsung penuh khidmat dan kemeriahan. Dipandu oleh MC Yerry Deswanto, helatan tahunan ini menjadi panggung apresiasi budaya,serta menjadi penanda pentingnya menjaga api literasi di tengah dinamika zaman.

Suasana malam itu dibuka secara syahdu dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustazah Agustiani, qariah berprestasi yang merupakan Juara 1 MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kayong Utara. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari pihak penyelenggara yang disampaikan oleh Tok Dalang.

Puncak perhelatan ditandai dengan sambutan resmi sekaligus penyerahan anugerah "Sultan Pontianak Award 2026" oleh Sultan Pontianak ke-IX, Syarif Melvin Alkadrie, S.H., M.E., Mengusung tema “Membaca Dunia, Merawat Bumi, Melestarikan Budaya, Menuju Kemakmuran”.

Dalam pidatonya, Sultan Syarif Melvin Alkadrie menegaskan bahwa membaca merupakan sarana utama manusia dalam memahami sejarah dan arah perubahan zaman. Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi modern maupun kecerdasan buatan (artificial intelligence) hendaknya tidak membuat masyarakat kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur.

"Kita boleh hidup di zaman teknologi dan mengikuti perkembangan dunia, tetapi jangan sampai kita lupa siapa diri kita dan nilai-nilai apa yang diwariskan oleh para leluhur. Di sinilah pentingnya melestarikan budaya, karena bagi masyarakat Kalimantan Barat, makna budaya melampaui bentuk pertunjukan seni, karena di dalamnya tertanam kuat nilai dan adab masyarakat.," tegas Sultan Pontianak IX.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteladanan dalam memajukan literasi serta seni tradisi, Sultan Pontianak Award 2026 menganugerahkan penghargaan kepada sembilan penerima. Pada kategori penulisan dan karya sastra Melayu, penghargaan diberikan kepada Sucipto, S.OB (Cecep. SOB) selaku penulis dan pelantun syair Melayu, Agus Rahman (Agus Muare) selaku pemantun sekaligus penulis buku Teori 8 Rima Pantun, Haris Supiandi selaku penulis skenario, sutradara film, Elling Widiantoro (E. Widiantoro) selaku penulis cerpen, serta RRI Pro 4 Pontianak sebagai wadah penyiaran radio yang mengemban misi edukasi, pelestarian budaya dan penguatan literasi.

Penghargaan juga diserahkan kepada Dede Yetty Suminar, S.T., M.Pd. sebagai penggerak literasi pendidikan, Sanggar Bangsawan Pangkalan Mas Jungkat yang berdiri sejak 14 Agustus 1975 di bidang teater budaya, Mardiah, A.Ma. selaku pendongeng dan pelopor membaca buku nyaring (read aloud), serta Komunitas Suara Literasi Membara yang konsisten menggerakkan literasi masyarakat sejak 28 Oktober 2022.

Kesuksesan perhelatan ini dibidani oleh jajaran panitia yang diketuai oleh Widi Apriadi, didampingi Noto Wahono (Sekretaris) dan Nanda (Bendahara), serta didukung penuh anggota panitia yakni Pikal, Murdani, Nurwahdini, Julinda, dan Riska. Seluruh rangkaian acara ditutup pada pukul 23.00 WIB melalui sesi pembagian doorprize, donasi, ramah tamah, dan foto bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....