Puluhan Peserta Ikuti Kursus Pelatih Futsal Level Nasional di Pontianak

  • 09 Sep 2026 11:53 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Asosiasi Futsal Kota (AFK) Pontianak untuk pertama kalinya menggelar Kursus Pelatih Futsal Level Nasional. Kegiatan yang dihelat demi meningkatkan kualitas pembinaan olahraga futsal di daerah ini diikuti oleh sebanyak 41 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat (Kalbar).

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua AFK Pontianak, Putra Sastaman, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kursus level nasional ini merupakan langkah awal yang penting untuk mendongkrak kuantitas sekaligus kualitas pelatih berlisensi di Kalbar.

"Sebenarnya kuota maksimal awal adalah 40 orang, tapi karena ada satu peserta lagi yang mendaftar dan atas izin para instruktur, akhirnya kita akomodasi sehingga total peserta menjadi 41 orang," ujar Putra, di Pontianak, Rabu, 9 September 2026.

Para peserta tersebut tidak hanya berasal dari Kota Pontianak yang mendominasi dengan sekitar 30 orang, melainkan juga datang dari Bengkayang, Sambas, Sintang, dan Sanggau. Untuk memastikan materi tersampaikan dengan standar tertinggi, AFK Pontianak mendatangkan langsung instruktur resmi yang diutus oleh PSSI, yakni Coach Wahyudin (akrab disapa Coach Kocoy) yang membawakan materi teknik dan taktik sekaligus mantan pelatih tim nasional dan klub profesional PON Kalbar Pendekar United, didampingi asisten instruktur Coach Ilham Chate serta pelatih penjaga gawang Coach Ade Lesmana.

Foto bersama peserta dibagi dua sesi. RRI/Muhammad Rokib

Putra menambahkan, target jangka panjang dari kegiatan ini adalah melahirkan pelatih-pelatih yang memiliki visi dan pemahaman prinsip kepelatihan yang benar. Dengan fondasi pelatih berlisensi yang merata, atmosfer kompetisi dan kualitas pemain usia dini di klub maupun sekolah dapat berkembang jauh lebih optimal.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Pontianak, AKBP Lely Suheri. Ia mengapresiasi kerja keras jajaran panitia AFK Pontianak yang berhasil mewujudkan kursus nasional ini di tengah berbagai tantangan. Menurutnya, ilmu yang diserap para peserta nantinya harus segera disebarluaskan melalui klub-klub maupun kerja sama dengan satuan pendidikan tingkat SMP dan SMA untuk menjaring bibit-bibit pemain potensial.

"Ikuti dengan serius agar semua mudah-mudahan dari 41 peserta ini lulus semua dan setelah itu agar pelatih yang sudah mendapat ilmu ini segera menurunkan kepada pemain-pemain yang ada di kota masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Barat, Fery Adrian Pangkey, menilai bahwa kemajuan prestasi pemain mutlak berawal dari kualitas pelatihnya. Pihaknya menyarankan adanya proses perankingkan yang ketat selama pelatihan agar lahir pelatih-pelatih terbaik yang siap didorong ke jenjang lisensi AFC di masa mendatang. Saat ini, Kalbar sendiri tercatat telah memiliki sekitar 80 pelatih berlisensi tingkat nasional yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. AFP Kalbar juga memberikan penghargaan kepada tiga rangking terbaik sebagai dukungan dan semangat pelatih.

"Kami dari asosiasi Kalimantan Barat sangat mendukung agar dapat mencetak banyak pelatih yang nantinya dapat kita sebarkan ke sekolah-sekolah, universitas. Jadi, berkembangnya futsal, berkembangnya pemain tentu di dahului dari pelatih yang baik. Maka dari itu harus kita cetak pelatih-pelatih berkualitas, pelatih-pelatih profesional agar nantinya bisa mencetak pemain-pemain yang profesional pula," ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris PSSI Kalbar, Robby Najini mewakili Asprov PSSI Kalbar menyebut suksesnya penyelenggaraan kursus nasional ini sebagai perwujudan mimpi bersama insan futsal regional. Sebagai bentuk motivasi, PSSI Kalbar bahkan menyiapkan penghargaan khusus bagi tiga peserta terbaik.

"Harapan kami para pelatih mulai membiasakan melakukan yang benar, bukan membenarkan yang biasa. Setelah level nasional ini, target berikutnya di tahun depan adalah mengupayakan terselenggaranya kursus lisensi AFC Level 1 agar kualitas pelatih kita semakin diakui di kancah nasional maupun internasional," kata Robby.

Baca juga: Siap Digelar Logo Porprov dan Maskot Garaka Resmi Diluncurkan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....