Dinas Perpustakaan Sambas Transformasi Layanan dan Dorong Peran Keluarga
- 09 Agt 2026 20:30 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Sambas - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya literasi masyarakat, khususnya di tengah pesatnya era digitalisasi.
Hal tersebut dibahas dalam program dialog Sambas Menyapa yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI SP Sambas pada 9 Juli 2026 lalu. Diskusi interaktif ini menghadirkan dua narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas, yaitu pustakawan Dedi Saputra dan Pustakawan Ahli Pertama, Suci Nurahma Kuswati.
Dalam dialog tersebut, pustakawan Dedi Saputra mengungkapkan bahwa tingkat kegemaran membaca di Kabupaten Sambas menunjukkan tren positif, terbukti dari jumlah kunjungan ke perpustakaan yang mencapai ribuan orang setiap tahunnya. Namun, di era teknologi saat ini, pemenuhan kebutuhan bahan bacaan tidak lagi terbatas pada fisik buku, melainkan juga merambah ke format digital seperti e-book yang disediakan oleh Perpusnas maupun Kemendikbudristek.
"Peran pustakawan saat ini tidak hanya duduk menjaga perpustakaan atau menyusun buku di rak. Pustakawan harus beradaptasi dengan era digital, salah satunya membantu pemustaka menyaring dan memverifikasi kevalidan data agar terhindar dari disinformasi dan berita bohong (hoax)," terang Dedi.
Sementara itu, Suci Nurahma Kuswati menjelaskan bahwa perpustakaan modern kini menerapkan konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Perpustakaan daerah hadir sebagai wadah pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan praktis, seperti pelatihan menyulam, kerajinan tangan, pembuatan kue, hingga penyediaan fasilitas bioskop literasi, akses internet gratis, dan edukasi permainan tradisional bagi pelajar.
"Literasi era sekarang sangat luas. Bahkan kegiatan membaca di gadget atau media sosial pun bagian dari literasi. Tugas kita adalah memfasilitasi dan mengarahkannya agar tetap edukatif," ujar Suci.

Untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok, Dinas Perpustakaan Sambas mengoperasikan armada perpustakaan keliling yang rutin mendatangi sekolah-sekolah serta Rumah Tahanan (Rutan). Selain itu, sejak tahun 2023, kolaborasi bersama pemerintah desa telah berhasil mendorong pembentukan perpustakaan di hampir seluruh desa di Kabupaten Sambas. Perpusnas juga turut menyalurkan bantuan bahan bacaan bermutu ke puskesmas dan rumah-rumah ibadah setempat.
Dinas Perpustakaan Sambas mengimbau agar budaya membaca dibiasakan sejak dini dari lingkungan keluarga melalui peran aktif orang tua dan kader PKK. Masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan fasilitas literasi digital yang tersedia, seperti aplikasi iPusnas dan iSambas, maupun berkunjung langsung ke fasilitas perpustakaan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....