Penaburan Eco Enzyme Meningkatkan Kualitas Air Parit di Pontianak
- 17 Jul 2026 14:52 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Penyebaran Eco Enzyme sebanyak 300 liter dilakukan oleh Pemerintah Kota Pontianak bersama SMP N 1 Pontianak, dan gurudi Jl. Merdeka hingga Jl. HOS Cokrominoto sepanjang 1,6 km pada Jumat pagi, 17 Juni 2026. Hasil uji laboratorium terhadap penaburan eco enzyme di saluran drainase pada Jl. Alianyang yang dilaksanakan pada beberapa minggu lalu, menunjukkan adanya peningkatan kualitas air. Kandungan oksigen meningkat , sehingga kondisi perairan menjadi lebih baik.
Berbekal hasil tersebut, Pemerintah Kota Pontianak kembali melakukan penaburan eco enzyme di saluran drainase sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, penaburan eco enzyme di saluran drainase Jalan Alianyang yang dilakukan beberapa pekan lalu menunjukkan peningkatan kualitas air dengan kenaikan kadar oksigen sebesar 30 hingga 50 persen.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan hasil tersebut menjadi indikator bahwa eco enzyme mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas air di saluran drainase perkotaan.
"Hasil laboratorium menunjukkan ada peningkatan kualitas air di parit tersebut. Yang tadinya kadar oksigennya kecil menjadi lebih besar, sekitar 30 sampai 50 persen ada peningkatan kualitas. Ini memberikan nilai positif bagi lingkungan, terutama parit air di Kota Pontianak," ujarnya kepada media usai kegiatan penaburan eco enzyme di saluran drainase.
Selain melakukan penaburan eco enzyme, Pemerintah Kota Pontianak juga mengajak masyarakat, khususnya pelajar, untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah dan penghijauan.
"Kami terus mengajak masyarakat, mulai dari pelajar TK hingga SMA, untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak membuang sampah sembarangan dan mulai mengolah sampah dari rumah agar timbunan sampah dapat berkurang," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, menjelaskan hasil pengujian menunjukkan eco enzyme mampu menurunkan tingkat pencemaran pada badan air. Menurutnya, selain meningkatkan kadar oksigen sehingga mendukung kehidupan biota air, penggunaan eco enzyme juga mampu mengurangi bakteri, kadar nitrat, kandungan lumpur, hingga logam berat yang sebelumnya terdeteksi di saluran air.
"Berdasarkan hasil yang kami peroleh, penaburan eco enzyme berhasil mengurangi tingkat polutan. Kadar oksigen meningkat, bakteri dan nitrat berkurang, lumpur menurun, bahkan logam berat tidak lagi terdeteksi. Karena itu kami berharap ini menjadi gerakan massal yang dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.
Ia menambahkan, DLH akan memperluas gerakan tersebut ke sejumlah kawasan lain dengan melibatkan sekolah, pelaku usaha, dan masyarakat agar pemanfaatan eco enzyme menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan Kota Pontianak.
Gerakan tersebut juga mendapat dukungan dari dunia pendidikan. Kepala SMP Negeri 1 Pontianak, Kiswanti, mengatakan penaburan eco enzyme menjadi bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertema MPLS Ramah, Hijau, dan Berkarakter. Ia menjelaskan, sebanyak 286 liter eco enzyme diproduksi oleh siswa, ditambah sekitar 100 liter hasil produksi guru sejak Februari lalu melalui kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan.
"Sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional yang menuju Adiwiyata Mandiri, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin sekolah sekaligus mengajarkan peserta didik untuk peduli terhadap lingkungan," terangnya.
Salah seorang siswa SMP Negeri 1 Pontianak, Christine Para siswa dikenalkan cara mengolah kulit buah menjadi cairan ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Ia mengaku tidak sulit untuk membuat eco enzyme dan mendapatkan ilmu membuat ecoenzyme ini bersama teman-teman.
"Eco enzyme bisa menjernihkan selokan yang tercemar, membunuh kuman, bahkan dimanfaatkan untuk membuat kompos. Membuatnya memang membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, tetapi prosesnya tidak sulit," jelasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Pontianak berencana memperluas gerakan penggunaan eco enzyme ke berbagai kecamatan dengan melibatkan sekolah, pelaku usaha, dan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sederhana namun berkelanjutan dalam menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi pencemaran saluran air di Kota Pontianak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....