Charity Day Aku Belajar 2026 Tampilkan Drama Musikal, Bangun Kepercayaan Diri Anak

  • 01 Jun 2026 18:26 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Organisasi sosial dan pendidikan Aku Belajar kembali menggelar Charity Day 2026 Batch 13 dengan menampilkan drama musikal bertajuk Detektif Cilik Dadakan di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu, 32 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi puncak proses belajar anak-anak binaan yang telah berlangsung selama lebih dari enam bulan.

Ketua Panitia Charity Day Aku Belajar 2026 Batch 13, Afifa Ardelia, menjelaskan drama musikal tersebut mengangkat kisah lima sahabat yang berusaha mengungkap misteri hilangnya seorang teman yang mereka duga diculik sosok hantu di hutan.

"Tema besar kegiatan ini adalah Aku Belajar tentang Detektif Cilik Dadakan. Cerita ini berawal dari lima sekawan yang menduga adanya hantu di hutan. Mereka mencari sosok yang diduga menculik teman mereka, namun pada akhirnya ternyata bukan hantu, melainkan seorang nenek baik yang justru menolong mereka," ujar Afifa setelah pementasan selesai.

Afifa mengatakan, persiapan kegiatan dimulai sejak pembukaan pendaftaran relawan pada November 2025. Dari 16 relawan yang sempat bergabung, saat ini tersisa delapan relawan aktif yang mendampingi proses pembelajaran hingga pementasan.

Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan 18 anak yang selama ini mengikuti program belajar setiap akhir pekan. Selain memberikan materi pendidikan, para relawan juga melatih anak-anak untuk tampil percaya diri di depan publik.

"Panggung ini membuktikan kepada mereka bahwa ternyata mereka bisa tampil di depan banyak orang. Bahkan sebagian anak baru pertama kali datang ke Pendopo dan tampil di panggung sebesar ini. Kami ingin mereka terus berkembang, bertumbuh, dan meraih cita-cita," katanya.

Ia mengakui penyelenggaraan kegiatan tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama keterbatasan pendanaan dan lokasi belajar. Namun dukungan dari para donatur serta berbagai pihak membuat program tersebut tetap berjalan hingga sukses menggelar pementasan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengapresiasi konsistensi Aku Belajar yang sejak 2013 aktif memberikan pendampingan pendidikan nonformal bagi anak-anak.

"Anak-anak ini sebenarnya sudah bersekolah di sekolah formal, tetapi di sini mereka mendapatkan tambahan keberanian untuk tampil, tambahan keterampilan, dan kesempatan menghasilkan karya-karya yang positif," ujarnya.

Menurut Faisal, program seperti Aku Belajar memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda sekaligus menjadi alternatif kegiatan positif di tengah tingginya penggunaan gawai oleh anak-anak.

"Ini penting untuk membangun karakter anak-anak kita dan menjauhkan mereka dari penggunaan gadget yang berlebihan. Anak-anak jadi memiliki ruang untuk bermain, belajar, dan berkembang sesuai usianya," kata Faisal.

Ia berharap semakin banyak masyarakat, komunitas, maupun dunia usaha yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan berbasis relawan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak anak di Kalimantan Barat.

"Kami terus mendorong agar semakin banyak pihak yang mau membantu, mendukung, dan berdonasi untuk kegiatan-kegiatan volunteer seperti ini karena dampaknya sangat positif bagi perkembangan anak-anak," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Charity Day Aku Belajar Siapkan Panggung Mimpi Anak-Anak

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....