Mahasiswi Pontianak Bongkar Cara Upgrade Diri lewat Program Volunteer
- 20 Mei 2026 14:56 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Kesempatan kecil yang sering dianggap biasa ternyata bisa menjadi pintu menuju pengalaman besar. Hal itulah yang dibahas dalam program Ngopi (Ngobrolin Prestasi dan Informasi) di Pro 2 Pontianak pada Rabu, 13 Mei 2026 lalu, saat host Erna berbincang bersama Okta Laudea Angel, penerima beasiswa Pemprov Kalbar sekaligus alumni Global Volunteer, tentang pentingnya keberanian mencoba peluang untuk mengembangkan diri.
Angel menceritakan pengalamannya mengikuti program Global Volunteer yang membawanya ke Vietnam. Menurutnya, kesempatan tersebut awalnya tampak biasa saja dan sempat ia lewatkan karena merasa tidak percaya diri. Namun setelah mencoba mendaftar, pengalaman itu justru membuka cara pandangnya terhadap dunia yang lebih luas.
“Awalnya saya pikir enggak mungkin bisa ikut. Tapi ternyata ketika dicoba, banyak hal baru yang bisa dipelajari, mulai dari budaya, cara hidup, sampai pola pendidikan di negara lain,” ujarnya.
Ia mencontohkan bagaimana sistem pendidikan anak usia dini di Vietnam lebih menekankan kemandirian dibanding pengenalan akademik dasar. Pengalaman itu membuatnya memahami bahwa setiap negara memiliki cara berbeda dalam membentuk karakter generasi mudanya.
Selain program volunteer internasional, Angel juga membagikan pengalamannya memperoleh beasiswa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ia mengaku mulai aktif mencari informasi beasiswa sejak semester awal kuliah dengan memanfaatkan media sosial, poster kampus, hingga informasi dari Biro Kesra Kalbar.
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki target pengembangan diri sejak dini. Ia bahkan membuat vision board dan target setiap semester untuk menentukan pencapaian yang ingin diraih selama masa kuliah, mulai dari organisasi, lomba, hingga program pengembangan diri.
| Baca juga: Istri sebagai Tulang Punggung Keluarga |
“Kadang yang bikin kita berhenti itu bukan karena enggak mampu, tapi karena terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain,” katanya.
Angel juga melihat fenomena FOMO di kalangan anak muda yang sering membuat seseorang hanya ikut tren tanpa tujuan jelas. Ia menyarankan agar mahasiswa menentukan target pengembangan diri sebelum mengikuti sebuah program agar tetap konsisten hingga proses selesai.
Dalam dialog tersebut, Angel mengajak generasi muda untuk mulai mengenali potensi diri dari hal-hal sederhana yang disukai. Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi pintu menuju peluang yang lebih besar di masa depan.
Host Erna menutup obrolan dengan mengingatkan pendengar bahwa kesempatan sering datang dalam bentuk sederhana dan tidak selalu hadir dua kali. Karena itu, keberanian mencoba menjadi langkah penting untuk berkembang dan membangun masa depan yang lebih baik.
Baca juga: KPID Kalbar Edukasi Literasi Media di Pameran Akademik Ruang Artikula 1.0
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....