Pranaraya Diluncurkan, Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan
- 24 Apr 2026 15:42 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Peringatan Hari Bumi di Pontianak diisi dengan peluncuran Yayasan Prakarsa Alam Indonesia (Pranaraya) yang diharapkan menjadi penguat kolaborasi dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini juga dirangkai dengan expo produk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis hutan di Hotel Golden Tulip Pontianak pada Jumat, 24 April 2026.
Direktur Yayasan Pranaraya, Rahmawati, mengatakan lembaga ini merupakan entitas baru yang melanjutkan kerja-kerja konservasi yang telah berjalan sebelumnya di Kalimantan Barat. Menurutnya, keberadaan Pranaraya menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan kolaboratif.
“Pranaraya ini entitas baru, masih afiliasi dengan Fauna Flora International. Kami meneruskan kerja-kerja pendampingan masyarakat, konservasi, dan perhutanan sosial di Ketapang dan Kayong Utara,” ujarnya saat diwawancarai oleh media.
Ia menjelaskan, pihaknya selama ini telah membangun sinergi dengan pemerintah dan sektor swasta, terutama dalam pendampingan hutan desa dan penguatan program perhutanan sosial. Pendekatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga menyentuh kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
“Fokus kami pada konservasi, masyarakat, hutan, dan satwa dengan pendekatan ilmiah. Harapannya ini berkelanjutan agar bumi tetap menjadi rumah yang layak bagi kita semua,” katanya.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai, upaya menjaga lingkungan membutuhkan dukungan semua pihak di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
“Saya sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini. Tantangan menjaga hutan sangat berat, karena banyak kepentingan yang bisa merusak lingkungan,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan yang tersisa di Kalimantan Barat. Menurutnya, upaya pelestarian harus menjadi komitmen bersama demi keberlanjutan lingkungan di masa depan.
“Sekarang hutan tinggal sedikit, mari kita lestarikan bersama, mari kita jaga bersama,” ujarnya.
Baca juga: Anggaran Karhutla Dipastikan Aman meski Efisiensi Nasional
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....