Risiko Learning Loss terhadap Mahasiswa jika Terapkan PJJ
- 10 Apr 2026 22:38 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Pengamat pendidikan dari FKIP Universitas Tanjungpura (Untan), Urai Salam, mengingatkan potensi dampak negatif jika pembelajaran jarak jauh kembali diterapkan, meski dengan alasan efisiensi energi. Menurutnya, pengalaman selama pandemi Covid-19 menunjukkan adanya dampak serius terhadap kualitas pembelajaran mahasiswa, terutama terkait learning loss dan kemampuan komunikasi.
“Kita sudah trauma tentang learning loss yang terjadi ketika Covid-19,” ujarnya saat ditemui diruang Wakil Dekan bidang akademik FKIP Untan pada Rabu, 8 April 2026.
Ia menilai, mahasiswa yang menjalani pendidikan secara daring dalam waktu lama mengalami penurunan penguasaan materi karena minimnya interaksi langsung dalam proses belajar. Hal ini dirasakannya sendiri saat mengajar mahasiswa yang terbiasa dengan belajar jarak jauh.
“Penguasaan konten knowledge-nya yang dia harusnya kuasai itu sangat rendah karena tidak tatap muka,” katanya.
Selain itu, kemampuan komunikasi dan keterampilan sosial mahasiswa juga dinilai menurun akibat kurangnya interaksi akademik secara langsung. “Komunikasi social skills sangat rendah. Tidak memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dalam konteks akademik,” katanya, menegaskan.
Ia menambahkan, kebijakan efisiensi energi seharusnya difokuskan pada sektor lain yang lebih relevan, seperti pengaturan penggunaan bahan bakar atau mobilitas masyarakat, bukan pada pembatasan kegiatan pendidikan. Dirinya menyarankan yang perlu dibatasi adalah aktifitas yang tidak terlalu penting, seperti jalan-jalan menggunakan sepeda motor atau mobil, bisa diubah dengan jalan kaki dan bersepeda.
"Kalau di Pontianak mungkin contoh sederhana, menurut saya hemat berarti kita membatasi gerak. Jadi, gerak-gerak yang tak perlu itu ya jangan. Misalkan masyarakat yang suka jalan-jalan sore dan sebagainya, yang tidak jelas duduk perkaranya, urgensinya, itu mungkin dibatasi," katanya, menambahkan.
Menurutnya, langkah efisiensi tetap penting. Namun, perlu dirancang secara tepat agar tidak mengorbankan kualitas pendidikan dalam jangka panjang.
Baca juga: Pengamat Pendidikan Soroti Kebijakan PJJ untuk Hemat Energi
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....