Produksi Unggulan Mempawah Tumbuh, Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Komoditas Alam

  • 09 Apr 2026 14:03 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Mempawah - Kabupaten Mempawah terus menunjukkan geliat positif dalam pengembangan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari hasil pertanian hingga komoditas perkebunan dan hasil hutan non-kayu. Kondisi ini menjadi indikator meningkatnya produktivitas masyarakat sekaligus penguatan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam.

Sejumlah produk yang kini menjadi andalan masyarakat Mempawah antara lain pisang dan nenas madu, kembang kertas, lidi nipah, pinang kering, kratom, hingga crude palm oil (CPO). Komoditas tersebut tersebar di berbagai kecamatan dan dikelola oleh petani maupun pelaku usaha skala kecil hingga menengah.

Produksi pisang dan nenas madu, misalnya, terus meningkat seiring tingginya permintaan pasar lokal dan luar daerah. Buah nenas madu Mempawah dikenal memiliki cita rasa manis khas dan kualitas unggul, sehingga menjadi salah satu komoditas hortikultura yang potensial untuk dikembangkan lebih luas. Sementara itu, kembang kertas juga menjadi produk khas yang banyak diminati untuk kebutuhan dekorasi dan kerajinan.

Di sektor hasil hutan dan perkebunan, lidi nipah dan pinang kering turut memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat pesisir. Lidi nipah banyak diolah menjadi sapu lidi untuk kebutuhan rumah tangga dan ekspor, sedangkan pinang kering memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional.

Selain itu, komoditas kratom juga masih menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat, meskipun pengelolaannya terus menjadi perhatian dari sisi regulasi. Di sisi lain, industri kelapa sawit melalui produksi CPO tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi signifikan terhadap pendapatan masyarakat dan daerah.

Bupati Mempawah, Erlina, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor produksi melalui pembinaan, peningkatan kualitas, serta akses pasar bagi para pelaku usaha.

“Kami terus berupaya meningkatkan nilai tambah produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Potensi yang dimiliki Mempawah sangat besar, mulai dari pertanian, perkebunan hingga hasil olahan masyarakat,” ujar Erlina, Kamis, 9 April 2026.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Mempawah juga mendorong diversifikasi produk serta pengembangan hilirisasi agar komoditas yang dihasilkan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Dengan berbagai potensi tersebut, Kabupaten Mempawah diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penghasil komoditas unggulan di Kalimantan Barat yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca juga: https://Cocopeat Sungai Kupah, Limbah Bernilai Ekonomi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....